Polisi Bersiaga di Jalur Kereta Rawan Ambles di Garut

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 07 Dec 2017 19:47 WIB
kereta api
Polisi Bersiaga di Jalur Kereta Rawan Ambles di Garut
Jalur kereta ambles di rute yang menghubungkan Tasikmalaya dan Garut, Kamis, 7 Desember 2017, Medcom.id - Octavianus

Bandung: Tanah ambles mengakibatkan jalur kereta putus di Malangbong, Garut, Jawa Barat, pada Kamis pagi, 7 Desember 2017. Meski sudah bisa dilintasi, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto menginstruksikan anak buahnya bersiaga di sekitar lokasi tanah ambles.

Malangbong merupakan titik yang dilintasi kereta dari arah timur menuju barat dan sebaliknya. Beberapa kereta yang melintasi Malangbong di antaranya KA Mutiara Selatan rute Malang-Surabaya-Bandung, KA Malabar rute Malang-Bandung, KA Turangga rute Surabaya-Bandung, dan KA Kedoya rute Solobalapan-Yogyakarta-Bandung.

Tanah ambles terjadi pada pukul 00.50 WIB. Sejak itu, KAI menghentikan perjalanan kereta di tengah jalan. Penumpang pun diminta melanjutkan perjalanan dengan feeder bus.

Kurang lebih delapan jam kemudian, rel kereta sudah diperbaiki. Kereta pun kembali melintas.

"Tapi, kami tetap berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk berpatroli di sekitar lokasi. Bila ada tanah rawan ambles, perjalanan kereta dihentikan. Jangan sampai masyarakat jadi korban," kata Kapolda di Mapolda Jabar, Kota Bandung.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasi II Bandung, Joni Martinus, meminta maaf atas gangguan perjalanan kereta. Ia mengatakan menyediakan 30 bus di beberapa stasiun untuk mengangkut penumpang. Sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan.

“Kami berikan pilihan kepada para penumpang kereta tersebut, apakah berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” ujarnya. 


(RRN)