Sopir Online di Cirebon Keluhkan Armada dari Luar Daerah

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 01 Nov 2017 15:12 WIB
polemik taksi online
Sopir Online di Cirebon Keluhkan Armada dari Luar Daerah
Sopir Transportasi Online di Cirebon saat sedang berkumpul menunggu penumpang. MTVN. Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Kehadiran transportasi online di Cirebon, Jawa Barat bukan hanya dimanfaatkan oleh masyarakat lokal saja. Tapi, dimanfaatkan juga oleh sopir dari luar Cirebon untuk mengais rezeki.
 
Kondisi tersebut dikeluhkan oleh sejumlah sopir taksi online di Cirebon. Dengan masuknya ratusan armada dari luar daerah, membuat pendapatan sopir transportasi online mengalami penurunan.
 
“Banyak dari Bandung, Sumedang dan Jakarta yang beralih kesini,” ujar Martawijaya (28), sopir transportasi online di Cirebon, kepada Metrotvnews.com, Kamis 1 November 2017.

Masuknya sejumlah armada dari luar daerah ke Cirebon, lebih banyak dikarenakan di kota-kota besar para sopir transportasi online sulit untuk mendapatkan order. Selain itu, tingkat kemacetan yang cukup parah, membuat pendapatan mereka juga tidak begitu maksimal.

“Sedangkan di Cirebon masih belum begitu macet, jadi mereka lebih memilih kesini,” kata Marta.
 
Keluhan juga disampaikan Hendry (23), pemuda yang bergabung dengan transportasi online sejak bulan Mei ini mengatakan, dirinya mendukung adanya aturan pemerintah tentang taksi online di suatu wilayah, harus sesuai dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) di wilayah tersebut.
 
“Soalnya, saat ini cukup banyak juga pelat D yang beroperasi di Cirebon,” kata Hendry.
 
Bahkan, ada juga sejumlah transportasi online dari luar daerah yang datang ke Cirebon hanya saat akhir pekan saja. Hal itu, selain membuat Kota Cirebon lebih macet, pendapatan para sopir taksi online asli Cirebon juga lumayan berkurang.


(ALB)