Pemkot Depok Ingin Ambil Alih Pengelolaan Puluhan Situ

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 13 Nov 2018 19:25 WIB
normalisasi
Pemkot Depok Ingin Ambil Alih Pengelolaan Puluhan Situ
Petugas menggunakan alat berat membersihkan kumpulan tanaman eceng gondok di Situ Pengarengan Juanda Depok, Depok, Jawa Barat, Jumat (28/9). ANTARA FOTO/ Kahfie Kamaru.

Depok: Pemerintah Kota Depok berencana mengambil alih seluruh pengelolaan puluhan situ yang berada di Depok, Jawa Barat. Pengelolaan saat ini masih dipegang oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

Menurut informasi yang dihimpun, saat ini ada 23 Situ yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok.

"Ya kami telah mengajukan surat permohonan kepada BBWSCC untuk ambil alih pengelolaan situ, begitu juga Pak Wali Kota pun sudah ajukan surat permohonannya," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto, Selasa, 13 November 2018.

Manto, mengakui banyak situ di Depok yang normalisasinya terbengkelai. Sedangkan, Pemerintah Kota Depok tak dapat berbuat banyak karena pengelolaannya masih kewenangan BBWSCC.

"Sebenarnya bukan kami bermaksud menelantarkan normalisasi situ-situ ini, tetapi kami tidak bisa menggunakan dana APBD untuk intervensi karena aturan tersebut," jelas Manto.

Awalnya puluhan situ tersebut dikelola oleh Pemerintah daerah, namun setelah dikeluarkan 
revisi Undang-undang Pemerintahan Daerah (Pemda) Nomor 23 tahun 2014 untuk mengalihkan semua kewenangan pengelolaan kepada pemerintah pusat.

"Ya karena ada revisi UU Nomor 23 tahun 2014 akhirnya pemkot dalam hal ini tidak dapat menggunakan dana Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk melakukan intervensi karena situ bukan lagi aset kita, DPRD Jelas tidak akan setuju,” beber Manto.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti menuturkan, bila BBWSCC menyetujui permohonan mengenai pengambil alihan situ, dirinya berharap BBWSCC dan sejumlah pihak termasuk Provinsi DKI Jakarta tetap memberi bantuan materil untuk pengelolaan.

Seperti yang dilakukan BBWSCC dengan TNI dalam penataan Situ Gadog dan empat situ lainnya, serta penataan Situ Pedongkelan dan lima Situ di UI.

"Kan sekarang sudah ada bantuan dari BBWSCC. BBWSCC dan kemarin ada bantuan dari TNI. Ada lima Situ yang dirapihkan. Ada Situ Gadog, pengarengan, sama bahar, dan lainnya. Ada bantuan Gubernur DKI juga untuk merapihkan Situ Pedongkelan dan lima Situ di UI," ungkap Citra.

Sebelumnya Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyatakan akan mengambil alih pengelolaan seluruh Situ di Depok dari BBWSCC.

Selain karena lokasi yang berada di wilayah Depok, Pradi beralasan bahwa warga Depok lah yang pertama merasakan dampak baik dan buruknya kondisi Situ.

"Karena memang berada di wilayah kita, dan kita yang setiap hari ada di tempat tersebut. Memang itu daerah resapan air. Tentunya berdampak secara ekonomi, dan nilai-nilai pariwisata tentunya, ini yang sangat kita harapkan," ungkap Pradi.


(DEN)