Menteri Perdagangan Diberi Gelar Doctor Honoris Causa

P Aditya Prakasa    •    Kamis, 18 Oct 2018 13:32 WIB
Gelar Kehormatan
Menteri Perdagangan Diberi Gelar Doctor Honoris Causa
Mendag Enggartiasto Lukita berfoto bersama tamu kehormatan usai ia menerima gelar Doctor Honoris Causa di UPI Bandung, Kamis, 18 Oktober 2018, Medcom.id - Aditya

Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan penghargaan gelar kehormatan Doctor Honoris Causa kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Penghargaan itu diberikan karena kontribusinya terhadap pembangunan perekonomian dan kewirausahaan Indonesia.

Rektor UPI Asep Kadarohman mengatakan Enggartiasto merupakan sosok yang berpengaruh dalam perkembangan kewirausahaan di Indonesia. Kontribusi Enggartiato 
melahirkan usahawan-usahawan baru yang mampu membawa bangsa Indonesia semakin maju.

"Gelar Doctor Honoris Causa merupakan anugerah istimewa yang hanya diberikan kepada figur yang memiliki prestasi dan reputasi istimewa. Bapak Enggartiasto Lukita adalah sosok istimewa yang memiliki prestasi dan penuh dengan reputasi," ujar Rektor UPI, Asep Kadarohman dalam sambutannya, di Kamous UPI, Kota Bandung, Kamis 18 Oktober 2018.

Saat ini, kata Asep, kemampuan berwirausaha merupakan kompetensi penting yang dapat menjadi solusi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. 


(Mendag Enggartiasto Lukita mendapat gelar Doctor Honoris Causa dari UPI Bandung, Kamis, 18 Oktober 2018, Medcom.id - Aditya)

"Pendidikan kewirausahaan berpotensi untuk menumbuhkan kesadaran dan membuka wawasan terkait dengan berbagai peluang dalam berusaha serta menciptakan lapangan kerja baru terutama dalam bidang industri kreatif," kata dia.

Sementara itu, Enggartiasto mengatakan, tak pernah terpikirkan bisa mendapat gelar di kampus bekas almamaternya. Gelar Doctor Honoris Causa ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah berat yang harus disandang.

"Konsekuensi jadi kehormatan itu tidak hanya mendapat kehormatan tanpa kita harus lebih hati-hati dalam melaksanakan berbagai tugas, karena itu adalah komitmen," kata dia.

Dia pun mengapresiasi langkah UPI karena telah membentuk suatu prodi yang khusus mengenai kewirausahaan, sebagai langkah maju bersaing dalam era revolusi industri 4.0.

"Menjadi pengusaha yang baik, tak kalah terhormat jika dibandingkan dengan berbagai profesi yang lain. Jadi harus ada bersama-sama kita melakukan langkah perubahan dan kita mengawali dengan pendidikan," ucap dia.



(RRN)