UNPAR Ikut Perbaiki Sungai Citarum

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 17 Dec 2018 07:01 WIB
UNPAR
UNPAR Ikut Perbaiki Sungai Citarum
Sebanyak 100 mahasiswa dan dosen UNPAR mengikuti program KKL di Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada November 2018 (Foto:Dok.UNPAR)

Bandung: Sebanyak 100 mahasiswa dan dosen Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) mengikuti program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada November 2018. Mereka tergerak untuk berupaya memperbaiki Sungai Citarum

Mahasiswa dan dosen yang terlibat terdiri atas berbagai program studi yang terbagi atas empat kelompok keberangkatan. Merekan bertugas mendampingi warga di sekitar Sungai Citarum yang sebelumnya dikenal sebagai sungai paling tercemar sedunia ini agar mengembalikan kondisi sungai menjadi sumber kehidupan.

Tim Gocir (Gerakan oentoek Citarum River) UNPAR bekerja sama dengan sejumlah pihak, baik sipil dan militer, berupaya untuk mewujudkan sungai yang bersih dan sehat. KKL kali ini berlangsung selama satu bulan dan dipusatkan di Sektor 9 Program Citarum Harum.  

Pada upacara pelepasan rombongan pertama, Komandan Sektor 9 Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Kol. Arief Prayitno memberikan pembekalan mengenai hal-hal yang sudah dilakukan di lapangan, serta mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin akan dihadapi para mahasiswa.

Pembekalan juga diberikan oleh Dian Elvia dari Ecovillage dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, serta menerapkan pola hidup zero waste. Dalam mengumpulkan informasi terkait kondisi lingkungan, mahasiswa berinteraksi dengan warga, wawancara, dan focus group discussion (FGD)

Akhir masa KKL di Desa Cangkorah ditutup dengan Festival Air di lokasi Sungai Citarum. Acara dimeriahkan dengan panggung hiburan, pertunjukan kesenian tradisional oleh warga setempat, bazaar produk-produk olahan warga dan produk-produk kreatif. Agenda-agenda tersebut diharapkan menjadi awal perjalanan Desa Cangkorah kelak menjadi daerah tujuan wisata baru berbasis air.

Para dosen yang tergabung di dalam tim Gocir UNPAR untuk keberangkatan yang pertama adalah Pius Suratman Kartasasmita (selaku koordinator), Sukawarsini Djelantik, Susana Ani Berliyanti, dan Irawan J. Hartono. Selain itu, tim dari Lembaga Pengembangan Humaniora (LPH) UNPAR ada Stephanus Djunatan, Andreas Daweng Bolo, dan FX Bambang Subowo.

Diharapkan keterlibatan UNPAR pada program Citarum harum melaui KKL tematik ini dapat membawa manfaat bagi warga sekitar Sungai Citarum dan masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan.



(ROS)