Warga Cirebon Kembali Demo PLTU, Ratusan Polisi Disiagakan

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 12 Oct 2016 15:07 WIB
unjuk rasa
Warga Cirebon Kembali Demo PLTU, Ratusan Polisi Disiagakan
Ratusan personel Polres Cirebon apel di Mapolsek Astanajapura untuk pengamanan unjuk rasa, Rabu (12/10/2016). (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Warga dari lima desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kembali berunjuk rasa menentang Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Rabu 12 Oktober. Polisi mengerahkan ratusan personel untuk mengawal demonstrasi.

Demonstran berasal dari Desa Kanci Kulon, Kanci Wetan, Waruduwur Kecamatan Astanajapura; Desa Citemu, Kecamatan Mundu; dan Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan. Massa akan beraksi di dua tempat berbeda, yaitu PLTU I di Desa Kanci Kulon dan PLTU II di Desa Kanci Wetan.

Baca: Ratusan Warga Demo PLTU, Pantura Cirebon Lumpuh

Kasubag Dalops Polres Cirebon AKP Dhiyanto mengatakan, ada 100 Brimob, 40 Dalmas , 23 Polwan dan 16 petugas polsek yang siap mengamankan aksi unjuk rasa ini. "Kami juga sudah menyiapkan kawat berduri, apabila nanti diperlukan," kata Dhiyanto.

Untuk mengantisipasi pergerakan massa yang begitu cepat, polisi sudah menyiapkan satu pleton Brimob bermotor, terdiri dari 33 personel. Mobil water canon juga sudah disiapkan di dalam pintu masuk PLTU I.

Unjuk rasa ini merupakan ketiga kalinya selama tiga hari berturut-turut. Warga meminta PLTU bertanggungjawab atas pencemaran dan polusi yang terjadi. Selain itu, mereka juga menuntut kesehatan gratis dan meminta PLTU mempekerjakan warga lokal.

Baca: Massa Bubar Usai Gembok Gerbang PLTU II Cirebon

Saat berita ini ditulis, sekitar 100 orang sudah berkumpul di depan gerbang PLTU II Cirebon.


(SAN)