Warga Cipayung Sulit Dapatkan Air Bersih

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 01 Oct 2018 20:26 WIB
kekeringan
Warga Cipayung Sulit Dapatkan Air Bersih
Ilustrasi kekeringan lagi, Medcom.id - M Rizal

Depok: Kekeringan melanda warga di Rawa Geni Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Warga pun mengaku sulit  mendapatkan air bersih.

Toni, warga setempat, mengatakan kekeringan terjadi sejak Agustus 2018. Toni mengaku memiliki sumur sedalam 17 meter. Namun air tak keluar.

"Harus mengebor lagi hingga kedalaman 20 meter. Tapi harus punya biaya minimal Rp500 ribu," kata Toni, Senin, 1 Oktober 2018.

Jaringan PDAM pun belum ada di kawasan tersebut. Namun, ujar Toni, ia dan warga lain hanya mengandalkan air sumur bor.

Toni berharap, pemerintah segera membuat sumur artesis sebagai solusi kekeringan di wilayah Ratujaya Kota Depok.

"Saya sih, masih bisa bertahan paling-paling sekarang ada setengah ember per harinya untuk keperluan mandi dan mencuci," paparnya.

Sementara itu, Ketua RW 01 Jaelani menuturkan hampir 50 persen warga di wilayah tersebut mengeluhkan masalah kekeringan.

"Jumlah KK di sini (RW 1) itu ada 800, ya setengahnya mengeluhkan masalah kekeringan ini," paparnya.

Jaelani menegaskan, kekeringan tersebut menyebabkan warga harus kembali mengebor sumur maupun tanahnya, agar memperoleh debit air yang berlebih.

"Rata-rata sumur warga itu di kedalaman 12 meter, ini harus di bor lagi sampai 16 - 18 meter. Sebetulnya ini bisa dilakukan asal warga mau ngebor walaupun biayanya ya cukup mahal," pungkasnya.

Jaelani menegaskan, pihaknya telah memberikan solusi bagi warga yang membutuhkan air bisa datang ke salah satu masjid yang tidak jauh dari lokasi RW 1.

"Di masjid ini, sudah ada sumur resapan, dan warga bisa ambil di sini. Sehingga di musim kemarau ini warga tidak mengalami kekeringan banget," tandasnya.


(RRN)