Polri tak Punya Tenggat Waktu Negosiasi dengan Narapidana Mako Brimob

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 09 May 2018 21:25 WIB
kerusuhan penjara
Polri tak Punya Tenggat Waktu Negosiasi dengan Narapidana Mako Brimob
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. MI/Rommy Pujianto

Depok:  Polri tak menentukan batas waktu negosiasi dengan narapidana di rumah tahanan (rutan) Markas Komando Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok. Narapidana menahan seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Brigadir Kepala Iwan Sarjana.

"Tentunya dari pihak kami ingin lebih cepat lebih bagus, dari upaya negosiasi kita tidak ada deadline tapi kita upayakan terus hingga ada titik temu yang baik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mako Brimob, Rabu, 9 Mei 2018.

Setyo menjelaskan, rutan Mako Brimob masih dikuasai narapidana. Narapidana diketahui berhasil merampas senjata api milik petugas yang gugur dalam peristiwa kerusuhan.

Setyo tak tahu pasti berapa pucuk senjata yang dimiliki narapidana di dalam rutan. Polisi masih akan melakukan pendalaman terkait keberadaan senjata api itu. 

Lulusan Akademi Polisi 1984 ini pun enggan membeberkan tuntutan narapidana. Ia berharap anggota polisi yang disandera dalam keadaan baik.

"Tuntutan itu mohon maaf saya harus close dulu, karena negosiasi masih berjalan," kata Setyo.

Meski begitu, jenderal bintang dua ini meminta masyarakat tak resah dan takut dengan peristiwa ini. Polri masih bisa mengendalikan kondisi di dalam rutan. Setyo juga meminta masyarakat tak gampang percaya dengan informasi tak jelas di media sosial.

"Jangan percaya dengan informasi yang tidak jelas, memprovokasi dan mengalihkan fakta - fakta yang ada," pungkas mantan Wakil Kepala Badan Intelkam Polri itu.


(DRI)