KPU Bogor Panggil Pimpinan Parpol

Rizky Dewantara    •    Minggu, 15 Jul 2018 17:17 WIB
pilpres 2019
KPU Bogor Panggil Pimpinan Parpol
pertemuan KPU Kota Bogor dengan 16 pimpinan parpol di kantor KPU Kota Bogor, MInggu 15 Juli . (Foto: Rizky D)

Bogor: Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Bogor memanggil seluruh pimpinan Partai politik (Parpol) di Kota Bogor, untuk menghindari bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang mendaftarkan diri di akhir masa pendaftaran.

"Sebaiknya mengajukan dokumen itu jangan injury time. Apa partai itu sudah lengkap belum dalam proses administrasi bakal calonnya," kata Ketua KPU Kota Bogor Undang Suratman, saat ditemui di kantor KPU Kota Bogor, Jalan Loader Nomor 7 Kelurahan Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Juli 2018.

Dia mengatakan, pemanggilan bertujuan supaya pendaftar dapat melengkapi berkasnya sebelum waktu pendaftaran berakhir. Selain itu, pertemuan juga untuk menyamakan persepsi sekaligus mendengarkan kendala-kendala dari parpol.

"Sekalian sosialisasi juga, agar mereka datang pagi meskipun injury time daftarnya. Kami menghindari penumpukan pendaftaran di akhir waktu pendaftaran," ungkap dia.

Dia mengingatkan, paling lambat penedaftaran bacaleg pada 17 Juli 2018. Undang memastikan, tidak akan ada Pileg Kota Bogor bila tidak ada yang mendaftar. 

Undang mengungkap, parpol mengeluhkan ihwal surat kesehatan yang belum dikeluarkan pihak rumah sakit. "Padahal jika berkasnya belum keluar, cukup dengan surat keterangan dari rumah sakit sudah bisa," ungkapnya.

Pendaftaran bacaleg KPU Kota Bogor telah dibuka mulai 4-17 Juli 2018. Sebanyak 16 parpol sudah terverifikasi, dengan nomor urut parpol peserta pemilu 2019 Kota Bogor, yakni 
- Partai Kebangkitan Bangsa, nomor urut 1
- Partai Gerindra, nomor urut 2
- PDI-P, nomor urut 3
- Golkar, nomor urut 4
- Partai NasDem, nomor urur 5 
- Partai Garuda, nomor urut 6
- Partai Berkarya, nomor urut 7
- Partai Keadilan Sejahtera, nomor urut 8 
- Perindo, nomor urut 9 
- Partai Persatuan Pembangunan, nomor urut 10
- Partai Solidaritas Indonesia, nomor urut 11
- Partai Amanat Nasional, nomor urut 12
- Partai Hanura, nomor urut 13
- Partai Demokrat, nomor urut 14
- Partai Bulan Bintang, nomor urut 15
- Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, nomor urut 16


(LDS)