Perampok dan Pemerkosa di Rumah WN Jerman Ditangkap

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 22 Sep 2018 10:58 WIB
perampokan
Perampok dan Pemerkosa di Rumah WN Jerman Ditangkap
Pelaku pencurian dan Pemerkosaan di Rumah WN Jerman, digiring Tim Buser Polresta Depok

Depok: Pelaku perampokan disertai pemerkosaan terhadap asisten rumah tangga di sebuah rumah milik warga negara Jerman, ditangkap Satreskrim Polresta Depok, Jumat petang, 21 September 2018.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi Didik Sughiarto menerangkan, Asep, 38, sempat buron selama tiga hari dan akhirnya diringkus di tempat persembunyiannya daerah Sukabumi, Jawa Barat.

"Kita menangkap pelaku, di pedalaman Sukabumi," ucap Didik, Sabtu  22 September 2018 di Mapolresta, Jalan Margonda Kota Depok.

Didik menuturkan, penangkapan terhadap tersangka yang mengaku berprofesi sebagai kuli panggul itu, dilakukan setelah polisi memeriksa terhadap dua saksi dalam kasus tersebut.

"Saat ditangkap dan digeledah di lokasi, anggota menemukan barang - barang milik korban," bebernya.

Selain itu, secara terang - terangan mengaku melakukan pemerkosaan terhadap korban yaitu SF, seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah tersebut.

"Dia kepergok waktu mau masuk rumah oleh korban. Pelaku langsung mengancam korban dengan menggunakan golok yang selanjutnya memperkosa korban," jelasnya.

Didik menegaskan dari hasil identifikasi pelaku beraksi sendirian tanpa bantuan siapapun.

Sementara itu, pelaku hanya bisa pasrah saat digiring masuk ke ruangan penyidik Buser, Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok.

"Saya baru sekali ini Pak, uang, handphone dan perhiasannya saya ambil," paparnya.

Asep menegaskan, dirinya telah lama mengincar rumah mewah di wilayah Cimanggis Kota Depok pasalnya, pria berperawakan kurus itu mengaku sempat bekerja membersihkan parit di sekitar daerah tersebut.

Asep telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolsekta Cimanggis. Atas perbuatannya Asep diganjar pasal berlapis yaitu Pasal 365 dan 363 dan 285 KUHPidana.

"Pasalnya berlapis, karena selain  pencurian dia juga memperkosa dan melakukan kekerasan dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam," ucap Didik.


(ALB)