Sejumlah Angkot di Bandung tak Ikut Demo

Roni Kurniawan    •    Selasa, 08 May 2018 10:23 WIB
mogok massaltaksi onlinepolemik taksi online
Sejumlah Angkot di Bandung tak Ikut Demo
Angkot jurusan Caringin-Sadang Serang tengah menunggu penumpang di kawasan Jalan Rajawali, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 8 Mei 2018. (Medcom.id/Roni K)

Bandung: Beberapa sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung, Jawa Barat, memilih tetap menarik penumpang meski ada rencana aksi mogok massal pengemudi angkot, Selasa 8 Mei 2018. Sejumlah angkot tampak masih menarik penumpang di beberapa trayek di Kota Bandung, yakni di kawasan Jalan Rajawali perbatasan Kota Bandung-Kota Cimahi, Cibeureum serta Pasar Andir.

Hikmat, 42, sopir angkot jurusan Cikudapateuh-Ciroyom yang tetap menarik penumpang, mengatakan aksi mogok tidak akan mengubah Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 tentang angkutan khusus berbasis online atau pelat hitam.

"Enggak ah (enggak ikut mogok). Ngapain demo moal (tidak akan) merubah kaayaan (keadaan). Jadi narik saja seadanya," cetus Hikmat saat berbincang di Jalan Rajawali, Kota Bandung, Selasa 8 Mei 2018.

Hikmat mengaku, istri dan dua anaknya tetap harus dinafkahi setiap hari. Bila ikut aksi mogok, dia khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan.

"Rezeki sudah ada yang mengatur. Apalagi dapur di rumah enggak mau tahu, harus tetap ngebul," sambungnya.

Senada, sopir angkot jurusan Caringin-Sadang Serang, Hendro, 47,  memilih tetap menarik penumpang sejak subuh tadi. Terlebih trayek yang dilaluinya melintasi beberapa pasar, yang ramai penumpang.

"Ya lumayan kalau keluar subuh mah, yang suka ke pasar pasti ada saja. Dari pada enggak narik sama sekali, mau makan apa coba? Ngandelin pemerintah mah ah sama saja jeung (dengan) ngalamun (melamun)," pungkas Hendro.


(LDS)