Warga Sukamulya Tangerang Kesulitan Air Bersih

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 14 Aug 2018 17:26 WIB
kekeringan
Warga Sukamulya Tangerang Kesulitan Air Bersih
desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten antre air bersih, Selasa, 14 Agustus 2018. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Warga yang bermukim di desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten dilanda kekeringan sejak sekitar empat bulan lalu. Warga yang kesulitan air bersih hanya bisa mengandalkan bantuan dari pihak tertentu saja.

"Sudah empat bulan di Desa Benda kesulitan air bersih sejak kemarau ini. Jadi, keseharian kami hanya berharap adanya kiriman air bersih saja," kata salas seorang warga Benda, Suprapto, Selasa, 14 Agustus 2018. 

Suprapto menjelaskan, kurangnya air bersih di wilayahnya disebabkan kemarau berkepanjangan membuat sumur maupun sungai yang menjadi sumber mata air menjadi kering.

"Bahkan, kalau pun ada (air), tidak layak konsumsi karena air di sini asin. Kalau lagi terdesak, kami harus berjalan menempuh satu hingga dua kilometer untuk beli air," ungkap Suprapto.

Sementara itu, Kapolsek Balaraja Kompol Wendy Andrianto mengatakan, pihaknya secara rutin mengirimkan pasokan air ke wilayah tersebut setiap tiga hari sekali.

"Ini bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami juga akan berencana membuat jet pump di wilayah itu," jelas Wendy. 

Selain Kecamatan Sukamulya, krisis air bersih juga terjadi di dua kecamatan lainnya, yakni Kresek dan Kronjo.  Para warga berharap pemerintah Kabupaten Tangerang dapat segera memberikan bantuan, untuk mengatasi kekeringan dan krisis air beraih.

 berebut pasokan air bersih. Pasokan air tersebut diberikan dari pihak kepolisian Polsek Balaraja. 

Bermodalkan jirigen, ember, dan tong besar, warga yang mayoritas kaum ibu tersebut pun nyaris saling sikut untuk mendapatkan air bersih, lantaran khawatir tak kebagian. 


(DEN)