Pengemudi Angkot dan Ojek Online Bentrok di Bogor

Mulvi Muhammad Noor    •    Senin, 20 Mar 2017 22:05 WIB
ojek online
Pengemudi Angkot dan Ojek Online Bentrok di Bogor
Bentrok sopir angkot dan ojek online - MTVN/Mulvi Muhammad Noor.

Metrotvnews.com, Bogor: Aksi mogok pengemudi angkot di Kota Bogor berujung bentrok di beberapa titik. Sejumlah kendaraan angkot rusak hingga pengemudi ojek online dihentikan di tengah jalan. 

Bentrokan terjadi di sejumlah titik, yakni di Jalan KH R Abdullah bi Nuh atau lebih dikenal kawasan Yasmin. Di sana dua unit angkutan kota trayek 32 Cibinong-Ciomas rusak di bagian kaca jendela. 

"Tadi di knalpot angkotnya saya lihat ada atribut ojek online. Mungkin temen-temen yang lain kesinggung, makanya jadi ricuh," kata seorang sopir ojek online, Supandi, Senin 20 Maret 2017.  

Bentrokan juga terjadi di sekitaran jalan Mall BTM, sejumlah pengemudi ojek mengadang aksi konvoi sopir dan merusak satu unit angkot. Bentrokan terjadi lantaran pemukulan seorang ojek online oleh sopir angkot. 

Kemudian di Jalan KS Tubun, Bogor Utara. Sejumlah sopir angkot memaksa pengendara ojek online berhenti. Mereka merampas serta merusak helm dan jaket ojek online tepatnya di sekitar kawasan talang. 

Terkait bentrokan di sejumlah titik, polisi bersama petugas Pemkot Bogor sudah mengamankan situasi. 

Sebelumnya, pengemudi sejumlah trayek angkot di Kota Bogor menggelar aksi mogok dan sweeping. Di antaranya trayek 16 Salabenda-Pasar Anyar, 02 Bubulak-sukasari, 03 Bubulak-Baranangsiang, 32 Cibinong-Ciomas (pagelaran), 07 Pasar Anyar-Cilebut. Aksi mogok ini dilakukan sebagai bentuk protes keberadaan transportasi online yang dinilai merugikan. 

Bentrok sopir angkot dan ojek online - MTVN/Mulvi Muhammad Noor. 



(REN)