KNKT Diberi Waktu 12 Bulan Investigasi Pesawat Jatuh di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 31 Aug 2016 13:24 WIB
pesawat jatuh
KNKT Diberi Waktu 12 Bulan Investigasi Pesawat Jatuh di Cirebon
Tim Investigasi KNKT sedang memeriksa bangkai pesawat Cessna di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (31/8/2016). (Foto: MTVN/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diberi waktu 12 bulan untuk investigasi kecelakaan pesawat latih Cessna 172 di pesawahan di Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Satu bulan pertama, KNKT akan menggali data faktual terkait kecelakaan pesawat milik PT Angkasa Aviation Academy School itu.

"10 bulan berikutnya untuk draf final dan satu bulan terakhir sudah menghasilkan kesimpulan akhir. Tapi bisa juga kurang dari waktu tersebut," kata Ketua Tim Investigasi KNKT Kapten Khaerudin usai mengevakuasi mesin pesawat di lokasi, Rabu (31/8/2016).

Kapten Khaerudin mengatakan, investigasi kecelakaan pesawat yang paling lama ditangani KNKT adalah kasus AirAsia. Investigasi untuk kasus AirAsia itu membutuhkan waktu hingga satu tahun.

"Kalau yang kecelakaan ringan bisa diselesaikan hanya 3 hingga 4 bulan," kata dia.

Baca: Pesawat Terbalik di Areal Persawahan Cirebon

Baca: Kapten Marno Sebut Pesawat Cessna 172 Layak Terbang

KNKT akan mendatangkan tim ahli mesin untuk membongkar mesin pesawat Cessna 172 itu. Pemeriksaan mesin akan dilakukan di Cirebon.

"Pekan depan kami akan datangkan tim ahli mesin untuk membongkar dan menginvestigasi mesin pesawat Cessna yang kecelakaan kemarin," pungkas dia.


(TTD)