Universitas Muhammadiyah Bandung Diresmikan

Jaenal Mutakin    •    Selasa, 23 Aug 2016 14:36 WIB
pendidikan
Universitas Muhammadiyah Bandung Diresmikan
Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung menunjukkan pengetahuannya di acara peresmian kampus, MTVN - Jaenal Mutakin

Metrotvnews.com, Bandung: Muhammadiyah membangun kampus di Bandung, Jawa Barat. Kampus berlokasi di Jalan Banteng. Universitas Muhammadiyah Bandung itu memiliki sebelas jurusan.

Peresmian kampus berlangsung di Hotel Haris, kawasan Cieumbelueit, Selasa 23 Agustus. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menghadiri acara tersebut.

Deddy mengapresiasi langkah Muhammadiyah melalui pembangunan kampus. Deddy menilai Muhammadiyah turut membangun peradaban masyarakat Indonesia.

Bagi masyarakat Jabar, lanjut Deddy, pengaruh Muhammadiyah sangat besar. Misalnya membangun unit usaha untuk mengentaskan masalah kesejahteraan sosial, keagamaan, hingga pendidikan. Universitas Muhammadiyah Bandung semakin mengokohkan eksistensi organisasi masyarakat itu di Indonesia. 


(Kegiatan peresmian kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, MTVN - Jaenal Mutakin)

"Muhammadiyah memberikan andil yang signifikan di Jabar," kata Deddy di acara peresmian kampus.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin mengaku mendesak pengurus Jabar membangun kampus tersebut. Wacana itu muncul saat Muhammadiyah menggelar muktamar pada 2013.

"Baru pada Januari 2015 kita mendaftarkan diri ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi. Kami dapat rekomendasi lalu mengajukan izin operasional ke Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada Juni 2016," kata Din dalam acara peresmian.

Setelah mendapat izin, pengelola kampus pun mulai membuka pendaftaran calon mahasiswa. Tahun ajaran baru bakal dimulai pada September 2016.

Universitas Muhammadiyah Bandung memiliki 11 jurusan. Yaitu teknik elektro, teknik informatika, farmasi, industri, psikologi, agrobisnis, kriya tekstil dan fesyen, teknologi pangan halal, bioteknologi, administrasi publik, dan ilmu komunikasi.

Saat ini, kampus berlokasi di Jalan Banteng. Namun Muhammadiyah menyediakan lahan untuk bangunan permanen di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Bangunan setinggi 16 lantai bakal dibangun di lahan seluas dua hektare itu.


(RRN)