1.218 Rumah di Sukabumi Rusak Dampak Gempa Banten

Benny Bastiandi    •    Rabu, 24 Jan 2018 18:50 WIB
gempagempa bumi
1.218 Rumah di Sukabumi Rusak Dampak Gempa Banten
ilustrasi Medcom.id

Sukabumi: Sebanyak 1.218 rumah di 39 kecamatan di Kabupaten Sukabumi rusak akibat dampak berkekuatan 6,1 skala richter di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa, 23 januari 2018 kemarin. Wilayah yang terdampak pun makin meluas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman merinci, 213 rumah rusak berat, 331 unit rumah rusak sedang, dan 674 rumah rusak ringan.

"Jumlah kecamatan juga bertambah. Dampak bencana terjadi di 39 kecamatan," kata Mama kepada Media Indonesia. 

Selain rumah, kata Maman, bangunan fasilitas lain yang dilaporkan rusak di antaranya bangunan SD sebanyak empat tempat dengan kategori tiga rusak sedang dan satu rusak ringan, masjid/musala dua rusak sedang dan dua rusak ringan, satu majelis taklim rusak sedang, satu tempat usaha rusak ringan, serta rumah sakit dan klinik masing-masing rusak sedang dan rusak ringan. Gempa berdampak terhadap 1.320 kepala keluarga atau 3.924 jiwa. 

"Sebanyak 10 orang dilaporkan mengalami luka ringan," ucap Maman. 

Maman mengatakan masih memverifikasi data di lapangan. Artinya, data sekarang masih bisa berubah. "Mungkin saja bisa bertambah. Sampai sekarang kerusakan dilaporkan terjadi di 39 kecamatan di 121 desa," ujar Maman.

Ke-39 kecamatan yang terdampak gempa itu yakni Sagaranten, Parakansalak, Jampangkulon, Simpenan, Cisaat, Kebonpedes, Gunungguruh, Parungkuda, Kalapanunggal, Cikidang, Waluran, Lengkong, Nagrak, Cibadak, Cibitung.

Kecamatan Kabandungan, Bantargadung, Caringin, Warungkiara, Cisolok, Cidolog, Ciambar, Nyalindung, Palabuhanratu, Kalibunder, Cidahu, Jampangtengah, Cikembar, Pabuaran, Cicurug, Cireunghas, Ciracap, Gegerbitung, Cisolok, Cidadap, Ciemas, Bojonggenteng, Tegalbuleud, serta Waluran.

Dari 1.218 unit bangunan rumah warga yang rusak paling banyak terdapat di enam desa di Kecamatan Kabandungan.  yakni di Desa Desa Cihamerang 37 rumah rusak berat. 56 rumah lainnya rusak ringan.

Sementara di Desa Mekarjaya sebanyak 12 rumah rusak berat, 7 rusak sedang, dan 17 rusak ringan, di Desa Tugu Bandung sebanyak 15 rumah rusak berat, 17 rusak sedang, dan 57 rusak ringan, di Desa Cipeuteuy sebanyak 32 rumah rusak berat, 17 rusak sedang, dan 57 rusak ringan, dan di Desa Kabandungan sebanyak 18 unit rumah rusak berat, 11 rusak sedang, dan 50 rusak ringan, serta di Desa Ciananga sebanyak 3 unit rumah rusak berat, 1 rusak sedang, dan 41 rusak ringan.

"Total rumah rusak berat di Kecamatan Kabandungan mencapai 107 unit, rusak sedang 53 unit, dan rusak ringan 279 unit," ucap Maman.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami prihatin dengan dampak yang dirasakan warga Kabupaten Sukabumi pascaterjadinya gempa berpusat di Kabupaten Lebak, Banten. 

Marwan meminta para camat dan kepala desa mendata masing-masing warga yang terdampak bencana tersebut. "Data juga jumlah korban maupunkerugiannya. Kemudian laporkan. Pendataan harus benar-benar detail agar tidak ada yang terlewat," tegas Marwan.


(ALB)