12 Anak di Tasikmalaya Kejang-kejang Diduga Konsumsi PCC

Kristiadi    •    Senin, 25 Sep 2017 16:11 WIB
pil maut pcc
12 Anak di Tasikmalaya Kejang-kejang Diduga Konsumsi PCC
Foto Ilustrasi temuan 29 ribu butir PCC di Makassar beberapa waktu lalu

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Sebanyak 12 anak di Desa Sukadana, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat keracunan. Mereka diduga mengonsumsi obat berjenis Paracetamol, Acetaminofen, Caffeine (PCC). Bahkan satu dari mereka dalam keadaan kritis.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KPAI Daerah Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, korban mendapatkan obat diduga PCC itu dari temannya asal Bekasi. Semua korban masih berumur antara 13, 14 dan 15 tahun. 

"Pelakunya telah ditangkap oleh satuan Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berinisial RZ, 16, warga Bekasi. Sekarang korban masih dirawat berada di RS Jasa Kartini, RSUD dr Soekarjo dan Puskesmas Lambou, Kecamatan Ciawi," kata Ato Rinanto, Senin 25 September 2017.

Ato mengatakan, kejadian berawal pada Minggu 24 September sekira pukul 17.00 WIB saat salah seorang pelaku berinisial RZ pulang membawa obat. RZ merantau di Bekasi selama 2 tahun. 

Saat bertemu teman-temannya, RZ memberikan obat secara gratis untuk diminum. Lima orang mengonsumsi obat tersebut dengan cara dioplos menggunakan air kopi, yang lain dikonsumsi di sekolah.

"Ada 5 orang mengonsumsi obat yang telah dioplos menggunakan air kopi hingga mereka bersama-sama minum racikan hingga habis. Pelaku juga memberikan obat kepada teman lainnya terutama mereka ingin mengonsumsi di sekolah. Kami telah bertemu dengan orang tua korban dan rata-rata anak tersebut mengalami mabuk seperti tidak sadarkan diri, kejang-kejang dan lainnya," ujarnya.

Ato mengungkapkan, korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Jasa Kartini ada 4 orang. Mereka berinisial AG, AZ, AJ dan EK membutuhkan perawatan. Bahkan salah satunya berinisial EK, 14, harus masuk ruang ICU karena kritis. 

"Korban lainnya telah meninggalkan rumah sakit dan puskesmas. Pelaku telah diamankan oleh anggota Satuan Narkoba bersama barang bukti berupa obat-obatan dan kami di sini hanya bisa mendampingi para korban," paparnya.



(ALB)