Kelompok Buahbatu Sempat Pasang Bom di Rumah Makan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 12 Jul 2017 20:30 WIB
ledakan bom
Kelompok Buahbatu Sempat Pasang Bom di Rumah Makan
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan AA. (Metrotvnews.com/Octa)

Metrotvnews.com, Bandung: Setidaknya tiga orang telah ditangkap terkait kasus bom panci yang meledak di Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Tiga terduga teroris itu punya peran yang hampir sama.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, menegaskan, tiga orang yang ditangkap adalah AA, Kdr atau Qdr, dan AW. (Baca: Polisi Tangkap Terduga Teroris di Bandung Terkait Bom Buahbatu

"AA dan Kdr bersama AW yang merakit bom panci, juga merencanakan aksi teror di beberapa tempat, di Kota Bandung," ungkap Yusri kepada wartawan di lokasi penggeledahan rumah kontrakan AA, di Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu, 12 Juli 2017.

Yusri menerangkan, sebelumnya, ketiga terduga teroris ini sempat memasang bom di salah satu rumah makan di wilayah Astana Anyar Bandung. Teror itu dilakukan pada Mei. "Dengan kekuatan bom 1,5 kilo, namun tidak berhasil," paparnya.

Baca: Densus 88 Tangkap Pedagang Bubur di Tasikmalaya

Hingga saat ini Densus 88 dan Polda Jabar, masih terus mengembangkan kontrakan milik AW, di Kampung Kubangbeureum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Sabtu, 8 Juli 2017.

Termasuk kegiatan penggeledahan rumah AA, hari ini. Petugas menemukan barang bukti berupa bahan baku pembuatan bom, dokumen pribadi dan ajaran agama. Selain itu, ditemukan juga beberapa senjata tajam.


(SAN)