Kasus Penusukan Polisi, Polda Jabar Telusuri Jaringan ISIS Ciamis

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 20 Oct 2016 16:58 WIB
penyerangan polisi di tangerang
Kasus Penusukan Polisi, Polda Jabar Telusuri Jaringan ISIS Ciamis
Lokasi penyerangan polisi oleh Sultan Aziansyah di Cikokol, Tangerang. Foto: Metrotvnews.com/M. Rodhi Aulia.

Metrotvnews.com, Bandung: Dugaan Sultan Aziansyah, penyerang empat polisi di Cikokol, Tangerang, Banten, terkait dengan jaringan kelompok radikal ISIS Ciamis, Jawa Barat, ditelusuri Polda Jabar .

"Ya, masih kita kembangkan," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (20/10/2016).

Bambang meminta anggotanya untuk terus waspada. "Kita evaluasi dan ingatkan personel untuk waspada terhadap gangguan seperti itu. Kewaspadaan ditingkatkan jangan sampai kita lengah," kata Bambang.

Agar tak terjadi kejadian serupa, Bambang memerintahkan bawahannya untuk memperketat penjagaan.

Sultan menyerang Kepala Polsek Tangerang Kota Kompol Effendy dan tiga polisi lain di dekat Pospol tak jauh dari lembaga pendidikan Yupentek, Cikokol, Tangerang Kota, pagi tadi. Sultan menyerang menggunakan golok dan sempat melempar benda diduga bom ke dalam pospol.

Effendy mengalami luka tusuk di dada. Iptu Bambang Haryadi terluka di dada dan punggung kiri. Dan Bripka Sukardi menderita luka bacok di punggung dan lengan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan satu pisau, satu badik, satu sarung badik, dua benda diduga bom pipa, satu tas hitam, satu sorban putih, dan stiker berlambang ISIS. 

Sultan diduga meninggal di rumah sakit setelah sebelumnya ditembak tiga kali di bagian kaki oleh polisi.

 


(UWA)