Polisi di Depok Simulasi Penanganan Teroris

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 17 May 2018 11:32 WIB
terorisme
Polisi di Depok Simulasi Penanganan Teroris
Simulasi penanganan teroris di halaman Mako Mapolresta Depok, Jawa Barat, Rabu, 16 Mei 2018, sore. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Depok: Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok menggelar simulasi penanganan teroris di halaman Mako Mapolresta Depok, Jawa Barat, Rabu, 16 Mei 2018, sore. Simulasi dilakukan untuk meningkatkan kesiagaan petugas usai teror di sejumlah daerah.

"Ini dilakukan untuk melatih seluruh anggota tentang apa saja yang harus, kita lakukan ketika markas mendapatkan gangguan atau ancaman (terutama teroris)," ungkap Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto.

Dua skenario teror digelar dalam simulasi. Pertama, menghadapi ancaman mengarah ke markas komando Polresta Depok. Kedua, ketika ada ancaman yang intensitasnya lebih tinggi.

"Misalkan sasaran ini menggunakan senpi, dan sajam kita latih anggota kedepannya lebih mempersiapkan diri kepada petugas yang sedang melaksanakan tugas, intinya menyegarkan kembali anggota saat menjalankan tugas," bebernya.

Pantauan Medcom.id simulasi tersebut dilakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Depok Kombespol Didik Sugiarto dan Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman.

Ada kurang lebih 250 personel, yang terdiri dari Bagian Operasional, Sabhara, Reskrim, Tim Jaguar, Propam dan seluruh PJU serta Pamen Polresta Depok. Mereka berlatih untuk mengantisipasi  teror yang mungkin terjadi.

Aksi teror melanda Indonesia. Diawali bom di tiga gereja di Surabaya, Rusunawa Wonocolo di Sidoarjo, dan bom bunuh diri di Mapolresta Surabaya. Teror kembali terjadi di Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018.

Baca: Total 18 Terduga Teroris Ditangkap di Jatim


(SUR)