Bekasi Evaluasi Kerja Sama KS-NIK dengan RS Swasta

Antonio    •    Minggu, 30 Dec 2018 17:25 WIB
kesehatan
Bekasi Evaluasi Kerja Sama KS-NIK dengan RS Swasta
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi bakal mengevaluasi kerja sama Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) dengan rumah sakit swasta yang ada di wilayahnya. Hal ini menyusul pengajuan perpanjangan kerja sama KS–NIK 32 dari 43 rumah sakit swasta yang ada di Kota Bekasi untuk 2019.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan tak akan memperpanjang kerja sama dengan RS swasta yang membandel atau nakal.

“Yang nakal–nakal, yang sering komplain, sudahlah. Kita enggak usah (kerja sama)," kata dia di Bekasi, Sabtu malam, 29 Desember 2018.

Idealnya terdapat 10 rumah sakit yang bekerja sama. Namun, pihaknya tetap memerhatikan lokasi rumah sakit supaya penyebaran pelayanan kesehatan tetap merata.

“Sepuluh (rumah sakit swasta) lah nanti di Jatisampurna, di Pondokgede, di Bekasi Barat. Tapi kalau Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Utara kan dekat RSUD, kalau susah – susah tinggal telepon (URC) Unit Reaksi Cepat, diambil, dimasukkan ke RSUD,” tuturnya.

Program KS-NIK merupakan pengembangan dari jaminan kesehatan daerah yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Bekasi. Program tersebut berbasis Kartu Keluarga dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Tanpa iuran, warga yang memiliki KS NIK bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Pemkot Bekasi.


(SUR)