Peternak Ayam Setop Produksi

Reza Sunarya    •    Senin, 22 Jan 2018 12:10 WIB
peternakan
Peternak Ayam Setop Produksi
Ilustrasi -- ANT/Adeng Bustomi

Purwakarta: Tingginya harga ayam berumur satu hari dan pakan membuat sejumlah peternak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, merugi dan terpaksa menghentikan produksi. Puluhan peternak skala kecil pun membiarkan kandang mereka kosong.

"DOC (ayam berumur satu hari) sulit didapat, sehingga harganya terus melonjak dari Rp4.000 menjadi Rp6.500 per ekor. Sedangkan, harga pakan juga naik dari Rp6.500 menjadi Rp8.500," kata Endang Sopandi, 46, peternak ayam di Desa Cibeber, Kiarapedes, Purwakarta, Minggu, 21 Januari 2018.

Menurut Endang, kenaikan harga daging ayam tidak berpengaruh pada peternak. "Harga ayam di tingkat peternak kecil sudah dipatok oleh mitra yang juga pengusaha berskala besar," lanjutnya.

Kerugian peternak, lanjut Endang, makin besar karena tingkat kematian DOC mencapai 5 persen. Kematian dikatakan disebabkan cuaca yang tidak mendukung.

"Kami menunggu situasi normal lagi," pungkas Endang.


(NIN)