Warga yang Tertembak Anggota Brimob Merupakan Kader Gerindra

Rizky Dewantara    •    Minggu, 21 Jan 2018 00:55 WIB
penembakan
Warga yang Tertembak Anggota Brimob Merupakan Kader Gerindra
Kader Partai Gerindra Fernando Alan Josua Wowor tewas tertembak anggota Brimob, Briptu Briptu Achmad Ridhoi Sayidas Suhur di parkiran tempat hiburan malam, Bogor, Jawa Barat. Foto: Facebook

Bogor: Fernando Wowor tewas tertembak anggota Brimob, Briptu Achmad Ridhoi Sayidas Suhur di parkiran tempat hiburan malam, Bogor, Jawa Barat. Fernando diketahui sebagai kader Partai Gerindra. 

Kejadian ini berawalan saat Fernando dan temannya, Arif Rochmawan akan memarkirkan sebuah mobilnya di depan tempat hiburan malam pada Sabtu 20 Januari 2018, pukul 02.00 WIB. Namun, mobil Fernando dan Arif terhalang motor BMW milik Ridhoi. Percekcokan pun tak terhindarkan.

"Terjadilah perdebatan antara kami dengan si pengendara tersebut," ujar Arif melalui Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman, Sabtu, 20 Januari 2018.

Kemudian di tengah percekcokan, lanjut dia, oknum polisi tersebut mengeluarkan senjata api yang diarahkan ke arah Fernando. Arif mengaku sempat berusaha menenangkan suasana. Tapi, Ridhoi justru menodongkan senjata.

"Spontanitas teman saya mencoba untuk melerai dan mengalihkan senjata tersebut, dan terjadilah kisruh, dan tiba-tiba senjata meletus yang menyebabkan teman kami tertebak, dan seketika meninggal di tempat," kata dia.

Baca: Seorang Warga Tewas Tertembak saat Berkelahi dengan Anggota Brimob

Kabidkum Polda Jawa Barat Kombes Iksantyo Bagus Pramono membenarkan adanya keributan antara anggota kepolisian dan masyarakat sipil. Menurut dia, pihaknya telah melakukan interogasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kini, anggotanya tersebut dalam kondisi kritis dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. "Kami masih menunggu perkembangan kondisi anggota,” ujar dia.

Bagus mengatakan, pihaknya kini masih terus menyelidiki insiden perkelahian ini. Pihaknya ingin mengetahui penyebab terjadinya penembakan tersebut. 

“Sementara masih kami perdalam dari mana Briptu R dan dalam rangka apa, masih dalam penyelidikan kami semuanya," kata dia.
 


(AZF)