240 Santri di Jabar akan Mendapat Pelatihan Bahasa Inggris

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 15 Dec 2017 11:57 WIB
pendidikan
240 Santri di Jabar akan Mendapat Pelatihan Bahasa Inggris
Para santri saat unjuk kebolehan berbahasa inggris dengan storry telling di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat -- medcom.id/Ahmad Rofahan

Cirebon: Ratusan santri dari enam pesantren di Jawa Barat mengikuti program literasi bahasa inggris yang diprakarsai Sampoerna. Nantinya dipilih 240 santri untuk mendapatkan pelatihan khusus tentang Bahasa Inggris.

Head Of West Java Zone Sampoerna Yohan Lesmana mengatakan persaingan global saat ini menuntut para santri bisa menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Melalui program CSR Sampoerna Untuk Indonesia ( SUI ), para santri akan dilatih selama enam bulan di masing-masing pesantren.

"Kami ingin menciptakan individu yang cakap dalam berbahasa Inggris, sehingga para santri memiliki kesempatan untuk membuka wawasan lebih luas," kata Yohan di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Kamis, 14 Desember 2017.

Pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek K.H. Niamillah Aqil Siroj menyambut baik kegiatan yang dirancang oleh Sampoerna dan Yayasan Senyum Untuk Negeri (SUN) tersebut. Menurutnya, santri memang seharuusnya tidak hanya berkutat pada literatur agama saja, tapi juga pemahaman lainnya, termasuk bahasa.

Kiai Niamillah juga menyebut, dengan pemahaman bahasa yang lebih luas, santri bisa melakukan dakwah lebih baik lagi. Sebab, untuk berdakwah di tempat yang berbeda, penguasaan bahasa adalah hal paling penting.

"Kenapa para kiai dengan mudah diterima dakwahnya di masyarakat? Itu karena para kiai bisa menyesuaikan bahasanya dengan wilayah sekitar," kata Kiai Niamillah.

Adik Kandung K.H. Said Aqil Siroj ini berharap kegiatan serupa bisa terus dipertahankan, namun dengan jumlah peserta lebih banyak lagi. Karena program ini cukup disambut antusias para santri.


(NIN)