Masyarakat di Tasikmalaya Diminta Tetap Tenang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 16 Dec 2017 02:04 WIB
gempa
Masyarakat di Tasikmalaya Diminta Tetap Tenang
ilustrasi--Antara/Oky Lukmansyah

Bandung: Bencana tsunami berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya akibat gempa yang mengguncang Pulau Jawa. Namun, masyarakat tetap diminta tenang menyikapi potensi tsunami ini.

"Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Tony Wijaya, Sabtu, 16 Desember 2017.

Gempa berkekuatan 6,9 skala richter (SR) mengguncang Pulau Jawa, Jumat 15 Desember 2017, sekitar pukul 23.47 WIB. Gempa ini membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah bagian selatan Jawa Barat, Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta, dan sekitar Jawa Tengah.

Baca: Gempa di Laut Jawa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan lokasi gempa berada di 8,03 Lintang Selatan (LS) dan 108,04 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 105 km atau berada di 43 kilometer (km) barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tony menuturkan, gempa ini termasuk dalam klasifikasi berkedalaman menengah. Hal ini akibat aktivitas subduksi lempeng Indonesia-Australia ke bawah lempeng Eurasia. 

"Hingga hari Sabtu, 16 Desember 2017, pukul 01:05:39 WIB, hasil monitoring BMKG telah menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak tiga kali dengan kekuatan terbesar 3.4 SR," beber dia.


(AZF)