Siswa Miskin di Bandung Dijamin Dapat Tetap Sekolah

Roni Kurniawan    •    Rabu, 21 Jun 2017 11:26 WIB
pendidikan
Siswa Miskin di Bandung Dijamin Dapat Tetap Sekolah
Kantor Disdik Kota Bandung, MTVN - Roni Lurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Siswa dari keluarga miskin masuk dalam kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP). Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jawa Barat, menjamin siswa yang masuk dalam kategori RMP tetap bisa melanjutkan sekolah baik swasta maupun negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana, mengatakan jaminan itu diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan warga miskin. Bahkan orang tua tak perlu lagi bingung untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.

"Pemkot Bandung memastikan orang tua siswa RMP dapat tetap dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga ke tingkat SMP. Biayanya ditanggung pemerintah," kata Elih di kantornya di Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu 21 Juni 2017.

Elih mengatakan seluruh dana untuk siswa RMP menjadi tanggung jawab Pemkot Bandung. Pemkot mengalokasi Rp150 miliar dari APBD 2017.

"Semuanya ditanggung oleh Pemkot karena ada APBD 2017," ujar Elih.

Saat ini, Elih tengah memproses penempatan siswa RMP di sejumlah sekolah negeri dan swasta. "Bila sesuai jadwal, paling lambat tanggal 31 Juli 2017 rampung," lanjut Elih.

Elih juga meminta orang tua siswa tak bermasalah bila tidak menemukan sekolah sesuai keinginan. Sebab setiap sekolah memiliki daya tampung.

“Oleh karena masing-masing sekolah swasta memiliki keterbatasan daya tampung RMP, dimohon kesiapan ibu atau bapak untuk memilih sekolah yang dekat tempat tinggal dengan beberapa alternatif sekolah lainnya untuk penyaluran siswa,” pungkasnya.

Sementara itu, pelaksanaan pendaftaran siswa RMP ke swasta masih berlangsung sampai dengan tanggal 31 Juli 2017. Hal itu sesuai Perwal PPDB jika siswa RMP berhak mendaftar dengan persyaratan memiliki minimal 1(satu) bukti kepemilikan dokumen kartu pengendalian sosial, yaitu :

1. Kartu pra sejahtera
2. Kartu indonesia sehat
3. Kartu indonesia pintar
4. Kartu badan penyelenggara jaminan sosial 
5. Penerima beras bagi warga miskin
6. Penerima bea siswa miskin
7. Penerima bantuan langsung sementara masyarakat; atau
8. Surat keterangan tidak mampu (SKTM).



(RRN)