500 Polisi Karawang Siaga di Lima Titik Perbatasan

Cikwan Suwandi    •    Selasa, 18 Apr 2017 20:05 WIB
pilgub dki 2017
500 Polisi Karawang Siaga di Lima Titik Perbatasan
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/M Rizal)

Metrotvnews.com, Karawang: Antisipasi kepolisian terhadap gerakan massa menuju Jakarta terus digencarkan. Polisi di sekitar Ibu Kota mengerahkan ratusan guna memantau pergerakan massa yang termakan isu tamasya Al-Maidah saat hari pencoblosan Pilgub DKI Jakarta, 19 April 2017.

Seperti dilakukan Polres Karawang, Jawa Barat, dengan mengerahkan 500 personel. Petugas kepolisian itu akan disebar di lima titik perbatasan.

Wakapolres Komisaris Irwansyah mengatakan jalur menuju Jakarta yang akan dipantau, di antaranya Pintu Tol Karawang Timur, Karawang Barat, dan Dawuan. Selanjutnya, jalur perbatasan Jalur alternatif menuju Kabupaten Bekasi di wilayah Tanjungpura.

"Kemudian yang terakhir kita juga mengamankan sejumlah titik pemberangkatan melalui jalur kereta api," kata Irwansyah kepada Media Indonesia, Selasa 18 April 2017.

Irwansyah menyebutkan sampai saat ini belum menerima laporan adanya sejumlah kelompok massa yang akan berangkat dalam Tamasya Al-Maidah.

"Sesuai dengan instruksi dari Kapolda Jabar. Kami mengimbau masyarakat tidak ikut ke Jakarta. Karena itu merupakan pesta demokrasi dari masyarakat Jakarta," pungkasnya. 

Sebelumnya, beredar selebaran yang mengajak warga luar Jakarta mengikuti Tamasya Al-Maidah. Tujuannya, mengawasi proses pemilihan Pilkada DKI yang digelar pada 19 April.
 
Dalam poster tersebut dijelaskan, program Tamasya Al Maidah adalah aksi bela Islam. Panitia acara mengajak umat Islam di luar Jakarta mendatangi TPS-TPS di Ibu Kota.

Polda Metro Jaya bersama KPU DKI dan Bawaslu DKI mengeluarkan maklumat bersama. Isinya, larangan mobilisasi massa pada hari pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI Jakarta. Warga yang nekat datang bakal dipulangkan.


(SAN)