Perburuan Cacing Sonari Dianggap Merusak Taman Nasional Gunung Gede

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 18 May 2017 15:31 WIB
lingkungan
Perburuan Cacing Sonari Dianggap Merusak Taman Nasional Gunung Gede
Kepala Balai Besar (BB) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Adison, MTVN - Octavianus

Metrotvnews.com, Bandung: Didin, warga Cianjur, Jawa Barat, dapat merusak keseimbangan alam di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Lantaran itu, Balai Besar TNGGP menggiring Didin ke sel.

Kepala Balai Besar (BB) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Adison mengatakan perburuan cacing sonari terindikasi di lima titik. Tindakan tersebut diduga terjadi sejak Oktober 2016.

Lima titik berlokasi di ketinggian 1.500 hingga 2.500 di atas permukaan laut. Di lokasi-lokasi itu, terdapat kegiatan ilegal penebangan hutan. 

"Batang-batang pohon yang ditebang itu digunakan untuk pengeringan cacing cosinari," kata Adison saat ditemui di Kantor BKKSDA Jabar, Jalan Gede Bage, Kota Bandung, Jabar, Rabu 17 Mei 2017.

Sejak Oktober 2016, polisi hutan dari TNGGP berpatroli meminimalisasi perburuan cacing. Polisi hutan mendatangi area diduga sebagai lokasi perburuan cacing.

Polisi hutan menemukan pohon-pohon yang ditebang di area tersebut. Diduga, tindakan tersebut dilakukan secara berkelompok.

Penyelidikan mengarah pada Didin. Polisi hutan menduga Didin sebagai pemburu sekaligus penadah cacing sonari.

Baca: Gara-gara Cari Cacing, Seorang Warga Cianjur Terancam 10 Tahun Penjara

Lantaran itu, Adison menegaskan BB TNGGP tak sembarangan memerkarakan Didin. Justru, penangkapan Didin diharapkan mampu mengungkap kelompok yang menebang pohon di kawasan hutan lindung tersebut.

"Jadi tidak benar kami melakukan kriminalisasi. Karena kami sudah melakukan penyelidikan di lapangan selama 6 bulan. Barang buktinya juga ada," tandasnya.


(RRN)