Pembunuh Anggota Kopassus Terancam 12 Tahun Bui

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 26 Sep 2016 13:19 WIB
penusukan
Pembunuh Anggota Kopassus Terancam 12 Tahun Bui
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Marsel Gerald Akbar, terdakwa pembunuh anggota Komando Pasukan Khusus TNI (Kopassus), Prajurit Satu Galang, terancam hukuman pidana 12 tahun penjara sesuai Pasal 170 ayat (2) KUHP.

Tuntutan itu dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Bandung, Irfan Wibowo, dalam sidang perdana kasus itu, di Gedung Pengadilan Negeri, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Jawa Barat, Senin 26 September 2016. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Kartim.

Marsel menjalani sidang dengan berkas terpisah dari pelaku lainnya.

Dalam dakwaannya, Irfan menjelaskan insiden terjadi pada Minggu 5 Juni 2016 sekitar pukul 02.40 WIB di Jalan Sudirman Kota Bandung. Korban dikeroyok sekelompok orang yang merupakan anggota geng motor.

"Saat kejadian terdakwa Marsel bersama Ridwan, Eki, Eri (masing-masing berkas terpisah) dan anggota lainnya, total 20 orang, berkonvoi menggunakan sepeda motor mencari anggota geng motor G," kata Irfan.

Selanjutnya, di sekitar bundaran Jalan Sudirman perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi, mereka disalip korban dan hampir terjadi saling serempet. Korban lalu dikejar dan dipepet. Terdakwa Marsel kemudian menghentikan korban.

Korban sempat melawan yang akhirnya dikeroyok. Terdakwa Marsel berkali-kali melayangkan pukulan ke arah dada dan wajah korban. Ridwan juga beberapa kali memukul korban. Sedangkan Rius, menurut Irfan, memukul punggung korban menggunakan balok kayu.

Sementara anggota lainnya menendang dan menusuk korban dengan senjata tajam. "Terdakwa Eri menusuk punggung korban sebanyak dua kali. Eki menusuk ke bagian perut," kata Irfan.

Melihat korban sudah terjatuh dan tidak berdaya, para pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian. "Sebelum meninggal dunia, korban dilarikan ke RS Dustira Kota Cimahi," paparnya.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan eksepsi.

Pantauan Metrotvnews.com, penjagaan ketat sebelum dan sesudah sidang dilakukan aparat TNI maupun Polri. Usai sidang, tersangka langsung diboyong ke Kebonwaru menggunakan mobil baracuda.


(UWA)