Guru Cabul tak Mau Korbannya Jadi Pelaku

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 08 Jun 2018 19:34 WIB
pencabulan
Guru Cabul tak Mau Korbannya Jadi Pelaku
WAR (berkaos oranye), guru SD yang menjadi tersangka pencabulan terhadap anak didiknya, ditahan di Polrestabes Depok, Medcom.id - Octa

Depok: WAR mengaku sebagai korban pencabulan saat masih belia. Pengalaman masa lalu itu mendorongnya menjadi pelaku. Lantaran itu, ia meminta pemerintah membantu menangani anak-anak yang pernah dicabulinya.

WAR kini berurusan dengan hukum. Ia merupakan guru di sebuah SD negeri di Depok, Jawa Barat, yang dilaporkan ke polisi atas tuduhan mencabuli muridnya.

Baca: Guru Cabul di Depok Pernah Jadi Korban

Saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Depok, Jumat, 8 Juni 2018, WAR mengaku menyesal. Ia mengaku menjadikan belasan siswanya sebagai pelampiasan nafsu.

Ia lalu menyampaikan pesan pada pemerintah dan orang tua. Agar, mereka lebih peka pada anak-anak dan lingkungan. Bila anak-anak menjadi korban, ia meminta mereka tak berdiam diri.

"Untuk anak-anak, ketika kamu menjadi korban seperti saya, segera sampaikan ke orang tua kalian," bebernya.

WAR mengaku tak mau para korban menjadi pelaku seperti dirinya. Ia mendorong anak-anak tidak malu dan takut untuk bercerita mengenai pengalaman buruk itu.

WAR juga berharap pemerintah dan orang tua turut membantu penanganan psikologi anak. "Saya juga berharap, saya disembuhkan," ungkap guru honorer itu.

Kapolres Depok Kombes Didik Sughiarto menerangkan berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berwenang dalam menangani kasus pencabulan ini, mulai dari Komnas Anak, psikologi dan lain-lain.

"Selain memberikan terapi bagi anak terkait traumatik ya, kita berikan juga kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya seperti itu lagi," pungkasnya.



(RRN)