Satgas Temukan Mi dan Ikan Asin Mengandung Formalin di Bogor

Rizky Dewantara    •    Kamis, 31 May 2018 20:28 WIB
makanan berformalinRamadan 2018
Satgas Temukan Mi dan Ikan Asin Mengandung Formalin di Bogor
Satgas Pangan Bogor saat menyidak di Pasar Induk Cibinong, Bogor. (Medcom.id/Rizki D)

Bogor: Tim Satgas menemukan makanan mengandung formalin saat menyidak Pasar Induk Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis 31 Mei 2018. Tim menemukan mi basah dan ikan asin yang mengandung formalin. 

"Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan hasil, mi kuning basah positif formalin, tahu putih negatif, mi glosor, dan kikil negatif, ikan asin cumi dan ikan asin pari positif formalin, sarden makarel hasil negatif cacing pita," ungkap Ketua Tim Satgas Pangan sekaligus Kasat Narkoba Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi Andri Alam saat dihubungi Medcom.id, Kamis 31 Mei 2018. 

Andri menuturkan, Tim Satgas Pangan mengabil sampel acak terhadap beberapa makanan yang diduga mengandung bahan kimia berbaya.  Sampel makanan itu langsung dites di lokasi menggunakan tes kit yang disiapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. 

Atas hasil tersebut, pihaknya bakal berkoordinasi dengan instansi terkait dan membina para penjual yang menjual makanan mengandung zat kimia. 

"Kami lakukan berita acara wawancara, melakukan penyelidikan mendalam dan pengembangan asal muasal bahan tersebut bisa beredar yang dapat mengarah kepada tempat produksi," tegasnya.

Dia menambahakan, juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor perihal bahan berbahaya merek Antoba.

"Produk ini sering digunakan para pelaku produsen tahu putih yang mengklaim boleh digunakan. Kami akan uji ulang melalui Dinkes Kabupaten Bogor, berapa persen kandungan Antoba yang boleh digunakan untuk membuat tahu putih," tuntas Andri.  



(LDS)