Ketua DPRD Depok Angkat Tangan Soal Kasus Nur Mahmudi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 03 Sep 2018 20:13 WIB
kasus korupsi
Ketua DPRD Depok Angkat Tangan Soal Kasus Nur Mahmudi
Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno.

Depok: Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo mengaku tidak mengetahui masalah dana APBD tahun 2015 yang digunakan untuk proyek pengadaan lahan pelebaran Jalan Nangka, Kota Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, ketika dilantik sebagai Ketua pada awal September 2014, pembahasan anggaran APBD untuk tahun 2015 sudah rampung.

"Ketika kami masuk, pembahasan di 2014 terkait dengan pembahasan APBD murni tahun 2015 itu sudah selesai. Waktu APBD perubahan barulah masuk ke pembahasan yang dilakukan oleh periode kami," kata Hendrik di Kantor DPRD Kota Depok, Jawa Barat, Senin, 3 September 2018.

Namun, Hendrik meyakini wacana 
pengadaan lahan Jalan Nangka tersebut, muncul saat pembahasan perubahan APBD dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok.

"Memang pembahasan di APBD Perubahan 2015 saat itu sempat muncul wacana itu. Sampai saat ini, DPRD, Badan Anggaran tidak pernah mengetahui kalau ada program kegiatan di Jalan Nangka," jelas Hendrik.

Hendrik diketahui merupakan satu dari 80 saksi yang diperiksa Polresta Depok dalam kasus pembebasan lahan di Jalan Nangka. Dirinya menyatakan siap dimintai keterangan kembali oleh kepolisian untuk memperjelas kasus tersebut.

"Diperiksa dimintai keterangan sebagai ketua badan anggaran dan itu wajib. Tapi ada satu lagi anggota bandan anggaran Nurhasim karena pada saat itu yang memang menolak wacana pembebasan lahan," pungkas Hendrik.


(DEN)