Terduga Teroris Coba Rakit Bom Kimia

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 15 Aug 2017 19:36 WIB
penggerebekan teroris
Terduga Teroris Coba Rakit Bom Kimia
Personel kepolisian menyita sejumlah benda dari rumah kontrakan di Kampung Jajaway Pratista Timur Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa, 15 Agustus 2017. (Metrotvnews.com/Octa)

Metrotvnews.com, Bandung: Aksi terorisme makin berkembang. Tak sekadar bom panci, para teroris bahkan mencoba menyiapkan bom kimia.

Baca: Terduga Pemilik Bom Panci yang Meledak di Bandung Ditangkap

Fakta itu ditemukan polisi saat menangkap lima terduga teroris di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 15 Agustus 2017. Polisi menyita berbagai bahan kimia dari rumah kontrakan di Kampung Jajaway Pratista Timur Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, di lokasi penggeldahan, mengatakan, daya ledak bom tersebut diidentifikasi tidak terlalu besar. Namun efek dari bahan kimianya dapat merusak kulit dan merusak paru-paru.

Menurutnya, para terduga teroris tersebut, merakit bom kimia dengan cara belajar dari grup Telegram yang terdapat di dalam web milik Bahrun Naim.

"Ya mereka belajar dari grup itu, jadi sistemnya mereka buat bom kimia lalu dikendalikan lewat remot," terangnya.

Yusri menegaskan, kelompok yang diduga tergabung dalam Jamaah Anshar Daulah (JAD) Bandung ini memang merencakan aksi teror pada akhir Agustus. Targetnya, Istana Negara dan Mako Brimob. (Baca: Teroris Bandung Bidik Istana Negara dan Mako Brimob

"Identifikasi awal, kelompok ini memilih Agustus sebagai bulan sakral untuk membasmi thogut-thogut," paparnya. Kepolisian akan meningkatkan pengamanan.

Lima terduga teroris tersebut ditangkap di dua lokasi. AK, AR, R alis I, dan AK, ditangkap petugas di Kiaracondong, Bandung. Satu lagi, Y, ditangkap di Kampung Jajaway Pratista Timur.


(SAN)