Surat 'Bodong' Golkar untuk Emil Dianggap Wajar

Roni Kurniawan    •    Senin, 25 Sep 2017 15:34 WIB
pilgub jabar 2018
Surat 'Bodong' Golkar untuk Emil Dianggap Wajar
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Surat putusan `bodong` DPP Partai Golkar yang berisi dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar dinilai sebagai upaya uji publik. Hal itu terbukti dari berbagai respons dari beberapa partai politik yang sedang mencari koalisi untuk memenangkan Pilgub Jabar.

Pengamat Ilmu Politik dan Pemerintahan dari Universitas Katolik Parahyangan Asep Warlan Yusuf menilai,  beredarnya surat dukungan DPP Golkar melalui aplikasi pesan berantai merupakan hal wajar dalam dunia politik. Pasalnya, hal itu sebagai alat ukur dari publik atau partai politik lain terhadap isu yang dilemparkan.

"Dalam politik itu ada disebut dengan test the water, menunggu respons dari partai, respons dari publik terhadap pernyataan politik. Nah sepanjang mereka masih menguji, sah saja asalkan jangan ada manipulasi," kata Asep saat dihubungi, Senin 25 September 2017.

Terkait surat bodong putusan DPP Golkar, Asep pun menilai sudah mencoreng demokrasi di Indonesia. Pihak Golkar pun, lanjut Asep, bisa melaporkan pembuat surat tersebut ke pihak kepolisian terkait dengan pemalsuan tanda tangan.

"Karena kan di surat itu ada tanda tangan ketua umum dan sekjen-nya. Jadi bukan menyangkut nama Ridwan Kamil-nya, tapi justru lebih ke pemalsuan tanda tangan," beber Asep.

Namun jika surat tersebut benar dan menjadi salah satu upaya uji publik dari Golkar, maka Asep menilai terdapat mekanisme yang tidak beres di jajaran partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Artinya ada masalah dengan cara-cara mereka untuk melakukan tes the water itu. Tapi kalau rapat-rapat, itu artinya mereka sedang menguji respons, menguji tanggapan, menguji opini, mereka akan saring nantinya, akan dipilah-pilah, dimatangkan atau diabaikan," pungkas Asep.


(ALB)