Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Cipali

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 02 Sep 2017 15:11 WIB
kecelakaan maut
Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Cipali
Jasa Raharja saat sedang mendatangi ahli waris korban untuk menyerahkan asuransi: Foto: Jasa Raharja

Metrotvnews.com, Cirebon: Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan maut di ruas Tol Cipali yang terjadi pada Jumat 1 September 2017. Dalam peristiwa nahas tersebut lima orang dinyatakan tewas.

Humas Sekretariat Perusahaan Jasa Raharja, Sugeng Prastowo mengatakan, Jasa Raharja hari ini telah mendatangi rumah ahli waris untuk memastikan ahli waris yang benar dengan dibuktikan dokumen yang sah.

"Kalau datanya sudah benar, klaim langsung dibayarkan melalui transfer bank," kata Prastowo, Sabtu 2 September 2017.

Jasa Raharja akan memberikan santunan masing-masing sebesar Rp50 juta untuk korban tewas. Sedangkan untuk korban luka untuk korban luka-luka, masing-masing sudah diterbitkan surat jaminan perawatan di rumahsakit kepada para korban sampai dengan maksimal Rp 20 juta.

"Kami transfer hari ini juga," ujar Prastowo.


Mobil Kijang yang mengalami kecelakaan di Tol Cipali. Foto: Istimewa/Polres Indramayu.

Pecah ban membawa maut

Peristiwa kecelakaan maut terjadi di ruas tol Cikopo Palimanan (Cipali) di KM132 yang masuk dalam wilayah Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu pada Jumat 1 September 2017.

Peristiwa bermula, saat mobil Kijang dengan nopol B 1004 EMR yang dikemudikan Ahmad Nur Aman, warga Depok Jawa Barat melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Mobil berpenumpang sembilan orang ini mengalami pecah ban belakang sebelah kanan.

"Saat pecah ban, kendaraan sedang dalam kecepatan tinggi," ujar Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha.

Karena dalam kecepatan tinggi, mengakibatkan kendaraan oleng kekanan dan melintasi median jalan dan terbalik. Mobil naas tersebut juga menimpa kendaraan Daihatsu xenia No. Pol. B 1711 UOZ yang sedang melaju dijalur berbeda. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang tewas dan empat lainnya luka-luka.

"Dua orang tewas di TKP, sedangkan tiga lainnya saat di Rumah sakit," kata Asep


(SUR)