Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Tanjakan Cimande

Mulvi Muhammad Noor    •    Senin, 10 Jul 2017 20:03 WIB
kecelakaan truk
Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Tanjakan Cimande
Truk tanah yang mengakibatkan kecelakaan maut di tanjakan Cimande, Jalan Bogor-Sukabumi, Kecamatan Caringin, Senin (10/7/2017). (Metrotvnews.com/Mulvi)

Metrotvnews.com, Bogor: Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menetapkan Diky Alfian, 25, sopir truk B 9199 BYU sebagai tersangka. Dia dinilai kehilangan kendali sehingga truk bergerak mundur dan menabrak lima kendaraan di tanjakan Cimande, Jalan Bogor-Sukabumi, Kecamatan Caringin, Senin, 10 Juli 2017. 

"Yang bersangkutan diduga lalai hingga menyebabkan orang lain meninggal," ujar Kasatlantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama saat dikonfirmasi Metrotvnews.com. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu.  

Hasby menuturkan, Diky tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). KIR sudah kadaluarsa sejak November 2012. 

"Muatan truknya juga berlebihan, 32 ton, dari yang seharusnya 21 ton. Rem tangan juga tidak berfungsi," kata Hasby. 

Dicky terancam pasal berlapis. Yakni Pasal 310 ayat 4, ayat 3 dan atau ayat 2 Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

"Ancaman hukumannya yang terberat di ayat 4-nya. Maksimal enam tahun penjara," kata Hasby. 

Baca: Tiga Tewas di Laka Beruntun Jalan Bogor-Sukabumi

Kanitlaka Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin menjelaskan, truk yang dikendarai warga Pandeglang, Banten itu sengaja diparkir di Tanjakan Cimande selama beberapa jam. Saat akan dinyalakan, tiba-tiba truk mundur dan tidak bisa direm. 

"Dump truk mundur dan menabrak sejumlah kendaraan di belakangnya," ujar Asep. 

Dump truk mula-mula menabrak pickup merah bernopol F-8569-AH yang diparkir di samping jalan. Kemudian menabrak truk box F 8756 GM, dan Toyota Avanza F 1464 UU. Dua kendaraan itu sempat mencoba menghindari dump truk, dan mengalami rusak cukup parah. 

Tak berhenti di situ, dump truk mundur dan menabrak Honda Jazz B-1604-CER. Posisi Honda Jazz berpenumpang lima orang berikut sopir itu, terjepit truck pengangkut galon bernopol D-9131-YU yang berada di belakangnya. 

"Seluruh korban berasal dari kendaraan honda jazz," tutur Asep. 

Selain tiga korban tewas, dua penumpang Honda Jazz lainnya yakni Dadan Taufik Hidayat, 35 dan Anita Aprilia, 34, mengalami luka ringan. Pasangan suami istri asal Desa Purwakarta, Kota Cilegon, Banten, ini masih menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ciawi.


(SAN)