Plastik dari Limbah Tempe Buatan Mahasiswa IPB

Rizky Dewantara    •    Jumat, 06 Apr 2018 11:26 WIB
inovasi
Plastik dari Limbah Tempe Buatan Mahasiswa IPB
Ilustrasi pengolahan kedelai menjadi tahu dan tempe. Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Bogor: Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Rahmatusyifa dan Muflihah Dini, mengembangkan plastik ramah lingkungan dari limbah tempe. Plastik kemasan dari limbah tempe ini mudah terurai.

Rahma menjelaskan, limbah dari proses pembuatan tempe mengandung polimer protein yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan plastik pengemas. Pembuatannya cukup mudah dan tidak memerlukan alat yang rumit.

"Limbah pembuatan tempe ada yang berupa cairan dan kulit ari. Keduanya diambil bagian proteinnya kemudian dihancurkan dan dicampur bahan tambahan untuk membuat gel. Hasilnya berupa lempengan plastik yang elastis dan mudah terdegradasi di alam, " jelas Rahma, kepada Medcom.id, Jumat, 6 April 2018.

Inovasi ini belum pernah ada sebelumnya dan sangat bermanfaat untuk menggantikan plastik kemasa untuk bahan pangan. Khususnya tempe. Selain mengurangi kerusakan tempe, kemasan ini juga memperpanjang umur tempe.

"Tidak hanya tempe, plastik ini juga bisa dimanfaatkan untuk membungkus bahan pangan lainnya,” ungkapnya.

Rahma berharap inovasinya dapat bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan sampah plastik di masyarakat. Terutama untuk kehidupan hewan laut.

Banyak hewan laut yang mati karena memakan sampah plastik yang terbawa sampai ke laut. Selain itu, biaya untuk mengelola limbah plastik juga mahal.

"Kami berharap inovasi ini dapat menjadi solusi dan pencegah banyaknya sampah plastik di masyarakat,” tandasnya.

Inovasi ini meraih juara tiga pada Ekuitas Creative Economics Week. Kompetisi ini diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas, Bandung, Jawa Barat, pada April 2018.

Peserta yang lolos tiga besar di antaranya IPB, Universitas Diponegoro, dan Universitas Negeri Padang.


(SUR)