Perusahaan Besar akan Dilibatkan untuk Tekan Harga Daging Ayam

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 29 May 2018 13:38 WIB
kebutuhan pokok
Perusahaan Besar akan Dilibatkan untuk Tekan Harga Daging Ayam
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan). (ANT/Akbar Nugroho Gumay)

Cirebon: Pemerintah masih memantau harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1439 H. Sejumlah harga kebutuhan pokok masih tinggi dan harus ditekan mencapai harga ideal. Salah satunya harga daging ayam. 

"PR saya adalah masalah harga daging ayam," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menyidak dua pasar di Kota Cirbeon, Jawa Barat, Selasa, 29 Mei 2018. 

Enggar menuturkan sejumlah harga kebutuhan pokok sudah stabil. Namun, daging ayam masih tinggi. Dalam sidaknya di Pasar Kanoman, Mendag mendapati harga daging ayam telah menurun menjadi Rp36 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga daging ayam di Pasar Kanoman Rp40 ribu per kilogram. 

"Akan lebih kita tekan harganya,” ujar Mendag.

Dia mengatakan, salah satu cara menekan harga daging ayam yakni dengan mengundang perusahaan besar untuk terlibat memenuhi kebutuhan daging ayam di pasar tradisional.  

Meskipun, kata Mendag, aturan sebelumnya memang melarang integrator untuk bisa menyuplai langsung ke pasar tradisional. "Sebelumnya ada pembagian wilayah, itegrator tidak bisa masuk ke pasar,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, besok Kemendag akan memanggil perusahaan-perusahaan besar untuk terlibat dalam ketersediaan daging ayam. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk memastikan suplai  menjelang Lebaran nanti.

"Besok akan kita undang perusahaan besar, untuk bisa mengeluarkan dan menyuplai masuk ke pasar," pungkas Mendag.



(LDS)