Napi asal Taiwan Bunuh Diri di Lapas Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 15 Aug 2018 10:49 WIB
bunuh diri
Napi asal Taiwan Bunuh Diri di Lapas Tangerang
ilustrasi

Tangerang: Fan Cheng Kuo, 44, warga negara Taiwan yang mendekam di lembaga permasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, tewas gantung diri. Diduga korban nekat menghabisi nyawanya sendiri lantaran frustrasi yang berlebihan. 

"Korban meninggal sekira pukul 20.00 WIB. Dari keterangan teman-temannya diduga korban ini stres karena diputus pasangannya. Sudah tiga bulan di sini (Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang). Korban tahanan asal Taiwan titipan Kejaksaan Negeri Tangerang," ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Lapas II A Tangerang Abdul Azis, Rabu 15 Agustus 2018. 

Dalam kesehariannya, Abdul menjelaskan, korban tidak menunjukan indikasi stres sebab selalu membaur dan bercanda dengan petugas atau pun tahanan lainnya.

"Maka dari itu kita disini juga kaget karena dia bukan orang pendiam. Sehari-hari korban biasa saja tidak ada aktivitas aneh-aneh. Malah suka tertawa bareng petugas. Karena tidak bisa bahasa Indonesia jadi suka jadi lucu," kata Abdul.

Bahkan, sebelum kejadian ini korban sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri namun aksinya berhasil digagalkan petugas.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, kejadian tersebut diketahui ketika penjaga lapas sedang patroli malam.

"Saat sedang patroli, ketika saksi menuju ke kamar mandi untuk buang air kecil yang berada di lingkungan blok A, saksi melihat korban gantung diri di pagar besi pembatas area steril," jelas Ewo.

Menurutnya, alat yang digunakan Fan Cheng Kuo untuk mengakhiri nyawanya sendiri menggunakan handuk yang telah dipotong-potong. Korban merupakan tangkapan dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan diserahkan untuk diselidiki oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta.

"Korban merupakan tahanan titipan Kejaksaan Negeri Tangerang dengan kasus Penyalahgunaan Narkotika Pasal 114, 112 UU RI nomor 35 tahun 2009," kata Ewo. 

Saat ini, jenazah WNA tersebut telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk divisum.


(ALB)