Paskhas TNI AU Gelar Latihan Jelang Asian Games

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 08 Aug 2018 11:25 WIB
asian games 2018
Paskhas TNI AU Gelar Latihan Jelang Asian Games
Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara Lanud Halim Perdanakusuma menggelar latihan mengamankan penyelenggaraan Asian Games 2018 di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa, 7 Agustus 2018. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Sebanyak 250 personel dari pasukan elite Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara Lanud Halim Perdanakusuma melakukan latihan penanggulangan teroris di sejumlah titik di kawasan Tangerang, Banten.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb Ali Gusman mengatakan, simulasi ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan Asian Games 2018 dan menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Di tahun 2018 ini ada momen yang kita jadikan sebagai sarana berlatih. Kita akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games, dan sebagian besar dari peserta akan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, dan kebetulan wilayah yang menjadi tempat latihan sekarang ini di dekat bandara. Yang artinya, kami menjaga wilayah Bandara Soekarno-Hatta," kata Ali usai latihan di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 7 Agustus 2018.

Menurut Ali, latihan ini untuk menghadapi potensi  ancaman keamanan yang tinggi selama Asian Games berlangsung. Dalam latihan tersebut, Paskhas melibatkan ratusan personelnya utnuk menjaga berbagai gangguan selama Asian Games.

"Ini seluruhnya melibatkan 250 orang. Latihan ini berupaya keamanan dan kenyaman para tamu Asian Games selama di Jakarta terjaga," jelas Ali.

Menurut Ali, dari latihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan Paskhas TNI AU agar memiliki tingkat kecepatan gerak dengan keberhasilan tinggi dalam melaksanakan setiap penindakan.

Materi latihan yang dilakukan, yaitu meliputi rangkaian prosedur hubungan komandan dan staf hingga penyampaian perintah operasi dan latihan lapangan.

Adapun latihan lapangan kali ini meliputi infiltrasi darat dan udara, menembak reaksi, pertempuran jarak dekat, evakuasi, eksfiltrasi, menembak runduk, hingga operasi pembebasan sandera.


(DEN)