Uang Hasil Menjarah Mobil ATM Dibelikan Rumah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 11 Oct 2016 19:01 WIB
perampokan
Uang Hasil Menjarah Mobil ATM Dibelikan Rumah
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito saat merilis kasus perampokan mobil pembawa uang ATM. Foto: Metrotvnews.com/Octa

Metrotvnews.com, Bandung: Uang jarahan sejumlah Rp10 miliar yang dijarah perampok bersenjata dari mobil jasa pengangkutan uang anjungan tunai mandiri (ATM) milik PT TAG di Kabupaten Subang, Jawa Barat, digunakan untuk membeli mobil, motor, bahkan rumah.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito mengatakan tim gabungan Dit Reskrimum Polda Jawa Barat dan Satreskrim Polres Subang menyita sebanyak sembilan mobil dan tujuh sepeda motor.‎

"Uang Rp10 miliar itu mereka bagi. Dari tangan mereka kami menyita barang bukti kendaraan, satu rumah, selongsong, serta proyektil peluru," kata Bambang di Mapolres Subang, Jawa Barat, Selasa (11/10/2016).

Bambang menjelaskan ada 11 tersangka yang sudah ditangkap dan satu orang masih buron. Tersangka diduga kabur ke Jawa Timur. "Empat tersangka yang merupakan oknum anggota TNI sudah kami serahkan ke Pomdam (Polisi Militer Kodam)," kata dia.

Mobil pengiriman uang ATM dirampok kelompok bersenjata api di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu malam 14 September.

Peristiwa berawal ketika mobil pengangkut uang ATM itu melaju dari arah Subang menuju Bandung. Saat di Jalan Raya Mariuk, minibus Toyota Innova menyalip kendaraan itu sehingga terjadi tabrakan. 

Penumpang dari Innova tersebut keluar dan meletuskan senjata api sebanyak dua kali. Setelah melepaskan tembakan, pelaku dengan penutup wajah mendesak pengemudi dan satpam keluar dari APV itu. Selanjutnya, pelaku membawa kabur dua penumpang yang ada di dalam APV berikut uang Rp4,5 miliar ke arah Bandung.

Seorang satpam PT TAG yang sedianya berada di APV itu mengatakan, pelaku diduga berjumlah 10 orang dengan perawakan tinggi. 

Minibus Innova yang belum diketahui nomor polisi itu rusak di bagian belakang akibat tabrakan tadi. Sementara, APV pengangkut uang ATM rusak di bagian depan.


(UWA)