Bupati Purwakarta Bopong Pasien Telantar ke Rumah Sakit

Reza Sunarya    •    Kamis, 20 Oct 2016 10:59 WIB
purwakarta ads
Bupati Purwakarta Bopong Pasien Telantar ke Rumah Sakit
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membopong pasien ke rumah sakit (Foto:Metrotvnews.com/Reza Sunarya)

Metrotvnews.com, Purwakarta: Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menolong pasien telantar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang yang dibiarkan tergolek selama berhari-hari tanpa penanganan memadai.

Awalnya, Bupati yang akrab disapa Kang Dedi itu menerima pesan singkat (SMS) soal adanya pasien yang berhari-hari dibiarkan tanpa mendapatkan pelayanan medis. Saat menerima SMS tersebut pada Rabu malam, 19 Oktober 2016, Kang Dedi sedang dalam perjalanan menghadiri undangan ke Kabupaten Bekasi. Dia rela memutar arah menuju RSUD Kabupaten Karawang. Padahal, saat laporan tersebut diterima, ia tengah berada di ruas jalan tol Cikampek-Jakarta.

Setibanya di RSUD Kabupaten Karawang, Bupati Purwakarta yang menjabat untuk periode kedua ini  langsung menemui pasien dan meminta penanganan dari tim dokter rumah sakit. Namun, karena ketiadaan dokter spesialis anak dan baru bisa hadir esok hari, Kang Dedi sigap membawa pasien menuju Rumah Sakit Cito Mandaya Teluk Jambe Karawang agar segera mendapatkan perawatan.

"Saya terima SMS, ada dua pasien yang dibiarkan tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya. Tadi saya hampir sampai di Bekasi, mau hadiri undangan, tapi demi kemanusiaan saya meminta sopir memutar balik kendaraan agar bisa menjemput pasien," kata Dedi, saat ditemui di Rumah Sakit Cito Mandaya Karawang, Rabu malam (19/10/2016).


Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membopong pasien ke rumah sakit (Foto:Metrotvnews.com/Reza Sunarya)


Kepada keluarga pasien, Kang Dedi berpesan agar tidak perlu khawatir memikirkan biaya perawatan anak-anak mereka karena pria yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda tersebut, bersedia menanggung seluruh biaya perawatan dari kocek pribadi.

"Sampai sembuh, insyaAllah saya tanggung biayanya. Pihak keluarga tidak perlu khawatir," kata Kang Dedi.

Pasien yang ditolong Kang Dedi bukan hanya satu, melainkan tiga pasien. Mereka adalah Riki Ramdani (1 tahun) asal Rawa Gabus, Teluk Jambe, Karawang, diketahui menderita penyakit muntaber dan mengalami penurunan cairan tubuh drastis. Kemudian, kedua pasien lainnya merupakan kakak beradik yakni Indriyani (9) menderita penyakit epilepsi, dan Yahya Ridwansyah (2) penderita penyakit syaraf. Kedua nama terakhir tercatat sebagai warga Puseur Jaya, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang.

Orang tua Riki Ramdani, Franky (32), menuturkan bahwa sudah tiga hari ia dan anaknya berada di RSUD Kabupaten Karawang, namun tak kunjung mendapatkan perawatan memadai. Sementara, kondisi kesehatan anaknya menurun drastis.


Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersedia menanggung biaya perawatan pasien hingga sembuh (Foto:Metrotvnews.com/Reza Sunarya)


“Saya capai Pak, dipingpong ke sana, ke mari. Saya memang orang kecil. Ini juga hanya pegang uang Rp300 ribu, tapi saya memberanikan diri membawa anak saya ke rumah sakit karena bingung harus ke mana lagi. Sampai di sini, ternyata anak saya dibiarkan saja selama tiga hari tanpa penanganan," kata Franky.

Pria yang  berprofesi buruh serabutan dan menghuni saung plastik ini berniat membawa anaknya kembali ke saung plastik yang mereka tinggali. Namun, niat tersebut ia urungkan karena ada bantuan dari Kang Dedi.

“Tadinya mau saya bawa pulang saja. Saya tinggal di saung plastik Pak, tidak punya rumah. Tapi alhamdulillah, ada Pak Dedi datang menolong. Bahkan menjamin seluruh biaya perawatan anak saya," tutur Franky penuh syukur.

Ketiga pasien yang ditolong Dedi tersebut mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cito Mandaya, masing-masing di ruang anak Kelas I yakni ruang 315 dan 318. Setelah memastikan ketiga pasien mendapatkan penanganan dengan baik, Kang Dedi melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bekasi.


(ROS)