Pengasuh Ponpes Buntet Minta Ulama Menegur Ahok

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 25 Nov 2016 18:57 WIB
unjuk rasa
Pengasuh Ponpes Buntet Minta Ulama Menegur Ahok
Pengasuh Ponpes Buntet, Kiai Adib (kanan), saat menerima kedatangan Wakapolri Komjen Syafruddin, di Cirebon, Jawa Barat, Jumat 25 November 2015. Foto: Metrotvnews.com/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Pengasuh Pondok Pesantren Buntet sekaligus Mustayar PBNU, K.H. Adib Rofiuddin, meminta kiai, ulama, dan ustaz, menegur gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (ahok) yang dianggap menista agama. Tapi, dengan cara-cara santun.

Imbauan Adib disampaikan melalui amsal. "Allah pernah mengutus Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mengingatkan Firaun, penguasa zalim dan mengklaim dirinya Tuhan. Caranya, seperti yang tertera di Surat At-Toha, mengingatkan dengan cara santun," kata Adib, saat menerima kunjungan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Syafruddin, di Ponpes Buntet, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/11/2016).

Adib menambahkan, "Firaun yang menganggap dirinya Tuhan saja, Allah tetap memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun mengingatkannya secara santun. Apalagi perkara kecil yang membuat kita seakan-akan terpecah."

Adib juga mengutip hadis Rasulullah yang menyatakan, apabila mengingatkan dan memberikan nasihat kepada orang yang memiliki kekuasaan, jangan sesekali berbicara blak-blakan. 

“Ajak ngobrol, sampaikan keluhan dan kritik dengan santun,” kata dia.

Dari pandangan itu, Adib juga mengimbau santri dari para alumnus Ponpes Buntet untuk tak ikut dalam aksi pada 2 Desember nanti di Jakarta.


(UWA)