Polisi Selidiki Limbah Milik PT Meiya Button

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 16 Nov 2017 17:44 WIB
pengolahan limbahpencemaran sungai
Polisi Selidiki Limbah Milik PT Meiya Button
Polisi menyelidiki dugaan tindak pidana pencemaran lingkungan hidup oleh PT Meiya Button di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Bandung: Polisi dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung menyelidiki dugaan tindak pidana pencemaran lingkungan hidup oleh PT Meiya Button di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di lokasi, petugas menemukan pembuangan limbah cair tanpa melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Diketahui juga bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki izin lingkungan, ukl/upl, dan TPS B3," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Kamis, 16 November 2017.

Menurut Yusri, perusahaan tersebut sengaja tidak memproses limbahnya karena ingin mengurangi biaya. Pemasangan IPAL yang berfungsi untuk memisahkan berbagai jenis limbah sehingga memungkinkan untuk dimanfaatkan kembali memang membutuhkan biaya tidak sedikit.

Guna penyelidikan lebih lanjut, Kepolisian membawa barang bukti berupa limbah cair yang diambil dari PT Meiya Button. Limbah tersebut akan diteliti di laboratorium.

"Kita juga mengamankan satu kantong plastik limbah sludge yang diambil dari media lingkungan perusahaan tersebut," pungkasnya.

PT Meiya Button terancam beberapa pasal, di antaranya Pasal 100, Pasal 102, Pasal 103, Pasal 104 dan Pasal 109 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


(NIN)