Polda Jabar Mulai Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 12 Dec 2017 18:13 WIB
natal dan tahun baru
Polda Jabar Mulai Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru
Ilustrasi suasana suasana pasar. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia

Bandung: Polda Jabar mulai menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar jelang libur panjang natal dan ahun Baru. Sidak yang digelar hari ini, Selasa, 12 Desember 2017, untuk memantau langsung kondisi kebutuhan pokok masyarakat (sembako) jelang libur panjang natal yang diprediksi naik.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebut harga sembako terpantau normal. Namun ada beberapa pangan mengalami peningkatan.

"Telur ayam ras mengalami kenaikan harga, ini karena kebutuhan masyarakat terhadap telur tersebut juga mengalami peningkatan namun untuk telur ayam kampung relatif normal," paparnya.

Kenaikan harga juga terjadi untuk beras premium yang biasanya Rp10.000 per kilogram kini menjadi Rp10.400 per kilogram. Menurutnya peningkatan harga tersebut karena panennya yang masih belum maksimal.

Selanjutnya, Agung menegaskan harga sembako yang naik masih relatif normal sesuai mekanisme pasar, lain halnya bila ada lonjakan diluar realitas maka akan ada penyelidikan tim satgas terhadap distributornya.

"Murni naik karena panen gagal,"

Tim Satgas Pangan Provinsi yang dibuat bersama Bulog, PD Pasar, Dinas Kesehatan dan Polda Jabar juga memantau pedagang nakal yang menjual makanan mengandung bahan berbahaya. Menurutnya, dari hasil pengecekan di Pasar Sukajadi (Sederhana) Bandung tidak ditemukan bahan makanan yang mengandung pengawet.

"Hasil pengecekan melalui tester baik apakah borak, formalin, pemutih florin semuanya normal tidak ada bahan pengawet dari sampling  daging, ayam, tahu, udang, ikan itu kebutuhan masyarakat kita. Semua aman dengan kata lain layak dikonsumsi," ucap Agung saat sidak Pasar Sukajadi Kota Bandung.
 


(SUR)