Kelompok Buahbatu Berniat Menyerang Polisi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 12 Jul 2017 22:45 WIB
ledakan bom
Kelompok Buahbatu Berniat Menyerang Polisi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan AA. (Foto: MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno).

Metrotvnews.com, Bandung: Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyebut kelompok terduga pelaku teror bom Buahbatu, Bandung berniat menyerang aparat kepolisian. Polisi sendiri sudah menangkap AW, KDR atau QDR dan AA di lokasi yang berbeda.

"Mereka secara bersama-sama belajar (merakit bom) sendirian. Ada tiga sasaran lokasi bom juga penyerangan terhadap aparat kepolisian," ujar Yusri usai penggeledahan di kontrakan AA, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu 12 Juli 2017.

(Baca: Kelompok Buahbatu Rencanakan Aksi 16 Juli)

Dalam penggeledahan di kamar kontrakan AA, Tim Densus 88 bersama Polda Jabar, Gegana, Inafis dan aparat kewilayahan menemukan berbagai barang bukti. Diantaranya bahan baku pembuatan bom, handphone, dokumen-dokumen pribadi dan ajaran agama.

"Dalam pembuatan bom, para terduga teroris ini menggunakan bahan baku aseton satu paket. (Aseton) ini adalah bahan dasarnya," papar Yusri.

Selain itu, lanjutnya, ditemukan pula paspor, hardisk, laptop dan senjata tajam milik AA. "Ini diduga untuk melumpuhkan aparat kepolisian," pungkas Yusri.

(Baca: Polisi Tangkap Terduga Teroris di Bandung Terkait Bom Buahbatu)

Menurut informasi yang dihimpun dari Polda Jabar, AA diamankan oleh Tim Densus 88 pada Selasa sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Cilengkrang 1 Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. AA diduga terlibat bersama AW dan KDR dalam merakit bom panci dan merencanakan aksi teror di beberapa wilayah Kota Bandung.




(HUS)