Bukan Hanya Tol Air, Emil Siap Bangun Tempat Parkir Air

Roni Kurniawan    •    Kamis, 10 Nov 2016 19:05 WIB
banjir pasteur bandung
Bukan Hanya Tol Air, Emil Siap Bangun Tempat Parkir Air
Petugas tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi mobil Avanza yang sempat hanyut terseret arus banjir di kawasan Sungai Citepus, Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/11/2016). Foto: Antara/Fahrul Jayadiputra

Metrotvnews.com, Bandung: Banjir kembali menerjang Kota Bandung Rabu 9 November 2016 di kawasan Pagarsih dan Pasteur. Bahkan, dua mobil ikut terbawa arus deras di kawasan Pagarsih akibat luapan air Sungai Citepus.

Kejadian banjir yang menimpa kawasan Pagarsih dan Pasteur merupakan yang kedua kalinya dalam kurun sebulan terakhir. Cuaca ekstrem yang melanda daerah Bandung Raya disinyalir jadi pemicu terjadinya banjir.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mengaku terus memutar otak untuk bisa mengatasi masalah banjir. Setelah sebelumnya mencetuskan tol air, kali ini Emil tebersit untuk membuat tempat parkir air.

"Kita kerjakan (semua). Mau cegat air dengan parkir air, bikin tol air, dan sebagainya. Apakah memadai? Belum bisa dipastikan. Tapi akan kita kerjakan," ujar Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (10/11/2016).

Baca: Pemkot Bandung Bakal Bangun Tol Air di Pasteur

Untuk parkir air, Pemkot Bandung akan membuat danau di kawasan Jalan Bima. Danau tersebut berfungsi sebagai tempat parkirnya air dari aliran Sungai Citepus yang meluap. Sehingga, air bisa teralihkan sebelum menyentuh Pasteur dan Pagarsih.

"Luas danau beda-beda, ada 2.000 meter, 6.000 meter, dan 1 hektare. Itu nanti bergantung lokasi dan kedalamannya pun berbeda," kata Emil.

Solusi pendek mengatasi banjir kemarin, Emil memerintahkan bawahannya memasang pagar di setiap jembatan. Pagar ini berfungsi menahan benda seperti mobil terseret ke sungai.

"Pagar dipasang di (jembatan) sepanjang Pagarsih untuk memperkuat supaya tidak ada mobil lagi yang jatuh ke sungai," kata dia.

 


(UWA)