Pembobol ATM di Depok Dihajar Warga

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 23 Jul 2018 15:56 WIB
anjungan tunai mandiri (atm)
Pembobol ATM di Depok Dihajar Warga
Pelaku KN ditangkap. (Octavianus Dwi Sutrisno)

Depok: Pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bermodus ganjal botol, KN, 26, meringis kesakitan, setelah tepergok dan dihajar warga. Apesnya, pelaku ditinggal rekannya yang membawa kabur hasil membobol ATM.

Pelaku tepergok bersama rekannya, saat beraksi di sebuah ATM di Jalan Raya Pekapuran, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

"Saya jalan sama teman pak, waktu itu saya posisinya lagi di dalam ruangan ATM. Eksekutornya bukan saya pak, tapi temen saya dan dia kabur sekarang," ungkap KN saat keluar dari mobil Satreskrim Polresta Depok di Mapolresta, Jalan Raya Margonda Kota Depok, Senin, 23 Juli 2018.

Pria asal Kota Tasikmalaya ini mengaku, sudah dua kali membobol ATM. Aksi perdana membobol ATM dilakukan di area Jakarta Pusat. Dia menuturkan, modus yang dilakukan dengan mengganjal tempat masuknya kartu ATM menggunakan botol air mineral yang dipotong.

"Yang pertama berhasil pak, dapat Rp12 Juta, tapi bukan saya yang ambil tapi teman. Teman itu sekarang kabur orangnya," paparnya.

KN mengaku belum sempat mencicipi duit tersebut. Lantaran telah ditangkap lebih dulu. Dia merasa sial, karena rekanya bisa kabur.

"Saya belum dapat apa-apa. Saya dan teman ngelakuin di hari yang sama, apesnya saya yang tertangkap, dia kabur," terangnya.

Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman menuturkan, awal mula penangkapan pelaku ganjal ATM ketika sekuriti curiga melihat gelagat KN yang masuk ke gerai ATM tanpa membuka helm.

"Saat ditanya satpam ATM, dia kaget mereka akhirnya berkelahi, sampai pintu di TKP itu jebol," paparnya.

Menurut keterangan saksi di lokasi, pelaku belum sempat mengambil uang di dalam ATM. Namun, karena tepergok, pelaku tak berkutik.  

"Hingga saat ini, masih kita dalami mengenai dimana saja dia telah beraksi, untuk pengejaran pelaku lainnya," paparnya.

Arif mengimbau masyarakat berhati-hati saat mengambil uang di ATM. Masyarakat diminta memeriksa lebih dulu slot kartu ATM untuk memastikan tidak ada pengganjal.

"Apabila tertelan segera hubungi nomor yang tertera di ATM, jangan minta bantuan orang lain," pungkasnya.


(LDS)