Penahanan Eks Sekda Depok Ditangguhkan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 13 Sep 2018 10:43 WIB
kasus korupsi
Penahanan Eks Sekda Depok Ditangguhkan
Harry Prihanto, mantan Sekretaris Daerah Kota Depok, Jawa Barat. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Depok: Penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Depok mengabulkan penangguhan penahanan eks Sekretaris Daerah Kota Depok Harry Prihanto. Dia diperbolehkan meninggalkan Polresta Depok setelah diperiksa selama kurang lebih 15 jam pada Rabu, 12 September 2018.

"Kami mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan penyidik mengabulkan," ucap Benhard Sibarani, salah satu kuasa hukum Harry, di depan Kantor Satreskrim Polresta Depok, Rabu, 12 September 2018.

Benhard menyebut, Eks Sekda Kota Depok dicecar ratusan  pertanyaan seputar kasus korupsi Jalan Nangka. Setidaknya ada 171 pertanyaan yang terlampir di 34 halaman.

Benhard menyebut pihaknya belum bisa berbicara banyak soal materi pemeriksaan. Harry juga belum menentukan sikap terkait praperdilan kasus yang menjeratnya ini.

"Ini masih panjang. Yang pasti selama proses hukum ini berjalan kita berikan pembelaan secara maksimal," tandasnya.

Harry Prihanto diperiksa penyidik Tipikor Satuan Reserse Kriminal Kota Depok sejak pukul 09.00 WIB, Rabu, 12 September 2018, sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka Kota Depok di 2015.

Kasus tersebut mencuat setelah Polresta Depok menyelidiki kasus pelebaran jalan tersebut pada 2017. Pelebaran jalan dibebankan pada pihak swasta, namun ada aliran dana dari APBD Depok 2015. Diduga kerugian negara akibat korupsi itu sebesar Rp10,7 miliar.


(SUR)