Wali Kota Depok Komitmen Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 11 Jun 2018 19:20 WIB
pencabulan
Wali Kota Depok Komitmen Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Depok: Wali Kota Depok Mohammad Idris berkomitmen menuntaskan kasus pencabulan yang menimpa pelajar di kotanya. Seluruh korban akan didampingi hingga kasus ini selesai.

"Saya minta pendampingan khusus bagi para korban," ucap Idris Senin, 11 Juni 2018.

Orang nomor satu di Kota Depok ini telah menginstruksikan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok melalui Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Idris mengaku prihatin atas terjadinya kasus guru yang mencabuli muridnya itu. Untuk menuntaskan kasus ini, dia menginstruksikan DPAPMK melakukan kolaborasi bersama dengan pihak Polresta Depok.

"Pemerintah Kota Depok akan fokus terhadap para korban dengan melakukan pendampingan melalui P2TP2A. Ke depan kami berharap kasus ini segera kelar dan kekerasan kepada anak tidak ada lagi di Kota Depok," bebernya.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok Yulia Octavia mengatakan, P2TP2A Kota Depok sudah mendapatkan laporan dari orang tua korban sejak April 2018.

Korban yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar telah didampingi. Saat laporan masuk, korban akan mengikuti Ujian Nasional (UN).

"Penanganan awal sebelum pemberitaan ini menjadi viral, kami melakukan bimbingan konseling," kata dia.

Selanjutnya, pendampingan terhadap korban kekerasan pada anak akan disosialiasikan ke sekolah-sekolah, guru, dan juga orang tua murid. Dinas akan menggandeng Polresta Depok dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Peran media sangat kami butuhkan di sini dalam mendeklarasikan Stop Kekerasan Pada Anak," kata dia.


(SUR)